Rabu, 08 Februari 2017 18:50 WIB

KPUD Jakut Gelar Simulasi Pencoblosan Bagi Penyandang Disabilitas

Reporter : Ryan Suryadi Editor : Danang Fajar
Simulasi pencoblosan bagi warga penyandang disabilitas (foto: Ryan)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Menjelang hari pencoblosan yang jatuh pada 15 Februari 2017 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terus gencar melakukan simulasi pencoblosan. Hari ini KPU Jakarta Utara menggelar simulasi pencoblosan bagi kaum disabilitas. 

Acara simulasi pemungutan suara di selebggarakan, di halaman kantor KPU Jakarta Utara, Rabu (8/2/2017). Sebanyak 100 orang kaum disabilitas yang terdiri dari Tunarungu, Tunanetra, Tunadaksa dan Tunagrahita ikut dalam simulasi ini.

"Simulasi hari ini adalah simulasi tentang pemungutan suara di TPS segmen penyandang disabilitas terdiri dari disabilitas Tunarungu, Tunanetra, Tunadaksa, dan Tunagrahita. Seluruhnya dikordinasi oleh relawan Demokrasi KPU Jakarta Utara," ujar Anggota KPU Jakarta Utara, Yulis Setiawati kepada wartawan, di Kantor KPU Jakarta Utara, Jl Ancol Baru Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/2/2017).

Dia mengatakan simulasi ini dibentuk sedemikian rupa seperti TPS saat pemungutan suara berlangsung. Petugas yang telah ditunjuk pun menempati meja masing-masing. Ada saksi dari ketiga pasangan calon, ada petugas pengawas TPS, dan petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Kaum disabilitas nantinya juga mendapat pendampingan dari serta alat bantu selama pencoblosan. Yulis mengatakan, petugas KPPS yang mendampingi juga wajib mengisi formulir C3 untuk menjaga rahasia suara dari penyandang disabilitas tersebut.

"Bagi disabilitas jika tak bisa membaca templet tersebut harus didampingi, nah pendamping tersebut harus mengisi formulir C3 untuk menyatakan akan merahasiakan suara penyandang disabilitas itu," jelasnya.


0 Komentar