Senin, 11 September 2017 09:18 WIB

Pansus Angket Dukung Presiden Perkuat KPK

Editor : Luki Junizar
Ahmad Sahroni (ist)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Anggota Pansus Angket KPK Ahmad Sahroni mendukung pernyataan Presiden Jokowi menegaskan jika lembaga seperti KPK harus diperkuat.

Menurut Sahroni, apa yang disampaikan Presiden sama dengan semangat dari kerja Pansus Angket yang sejak awal ingin memperkuat lembaga antirasuah itu.

"Benar sekali saya setuju dengan presiden dan sejak dari awal pembentukan Pansus Presiden sudah berpesan agar tidak boleh ada pelemahan dan pada saat Pidato kenegaraan presiden juga menyampaikan bahwa tdk ada lembaga yang Absolute di Bangsa tercinta ini," kata Sahroni saat dihubungi, Senin (11/9/2017).

Sahroni menilai, KPK memang masih dibutuhkan oleh Indonesia dalam memberantas korupsi. Namun demikian dari hasil kerja pansus saat ini melihat jika KPK sudah bekerja diluar koridornya.

"KPK masih dibutuhkan bangsa ini tapi tentunya semua UU hrs sesuai dengan aturan yang ada jangan sampai keluar dari jalurnya," terang Politikus NasDem ini.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi menyatakan Sebagai lembaga yang diberi amanat Undang-Undang untuk memberantas korupsi, peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus terus diperkuat. 

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah. Oleh sebab itu kita harus sama-sama menjaga KPK,” ujar Presiden Jokowi saat menanggapi adanya usulan pembekuan KPK.

Apalagi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, KPK bersifat independen dan bebas dari kekuasaan manapun. Sehingga tidak heran jika lembaga antirasuah tersebut mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

“KPK sebagai sebuah institusi, yang dipercaya oleh masyarakat, sangat dipercaya masyarakat, ya harus kita perkuat. Harus itu, harus kita perkuat untuk mempercepat pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Presiden mengingatkan bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa sehingga harus diberantas.

“Perlu saya ingatkan kepada semuanya ya bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu harus kira berantas. Harus kita lawan yang namanya korupsi,” ucap Presiden. 


0 Komentar