Selasa, 14 November 2017 21:53 WIB

KPSN Bekasi Kejar Target Dua Emas di Singapura Open

Editor : Eggi Paksha
Burhanuddin Luthfi. (foto Esa/Tigapilarnews.com)

MAMUJU, Tigapilarnews.com- Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN) Kabupaten Bekasi, bertekad memenuhi target menyumbangkan dua medali emas pada perhelatan Kejuaraan Pencak Silat Singapura Open 2017.

Hal ini diungkapkan Manajer sekaligus Pelatih Kepala, Burhanuddin Luthfi, di Anjungan Pantai Manakarra, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (14/11/2017) siang.

“Tanggal 17 saya berangkat sampai 21 (November) dengan  membawa 13 pesilat remaja dari KPSN  Kabupaten Bekasi. Di antaranya juga ada dua pesilat dewasa,” terang sosok bergelar akademik DR., M.Pd. tersebut.

“Mohon doanya, semoga pesilat Indonesia  bisa menghasilkan prestasi yang terbaik. Target tentu ada, yakni  dua medali emas karena hampir 16 negara yang ikut. Khususnya, ada Eropa dan Afrika yang postur tubuhnya lebih besar besar dan tinggi. Eropa yang rajin ikut itu Belanda dan Belgia, kalau Afrika-nya, Nigeria. Sedangkan lainnya saya belum monitor lagi, tapi informasi terakhir 16 negara,” imbuh Luthfi yang menjabat sebagai Kasubbid Pemahaman Industri Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda di Kementeran Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Dari Indonesia ada beberapa perguruan, termonitor ada empat perguruan silat,” imbuhnya yang juga sebagai Anggota Binpres di KONI Kabupaten Bekasi tersebut.

Ditambahkannya, hal tersebut merupakan tugas berat karena harus dipikul sekuat tenaga agar bisa dipenuhi. Sekaligus, untuk menorehkan sejarah. Saat ini, optimisme untuk memenuhi target emas juga terus menyala melihat perkembangan positif para pesilat.

“Hal ini juga diharapkan menambah motivasi para pesilat muda yang bertanding untuk bisa mencontoh kakak-kakaknya. Mudah-mudahan dapat emas. Untuk itu, para pesilat jangan lembek, harus terus berlatih keras. Mudah-mudahan prestasi kita terus berkibar,” tutupnya.(exe)


0 Komentar