Kamis, 22 Februari 2018 12:36 WIB

Proses Rehabilitasi Bukan Hanya di Kawasan Hulu Citarum

Editor : Yusuf Ibrahim
Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Joko Widodo berkunjung ke lahan rehabilitasi di Situ Cisanti yang merupakan hulu Sungai Citarum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Di lokasi tersebut Jokowi menanam pohon endemik Jawa Barat jenis manglid. Pemerintah pusat turun tangan untuk menyelamatkan dan menjaga kelestarian Citarum.

Pantauan di lokasi, Kamis (22/2/2018) siang, kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu dihadiri sejumlah menteri Kabinet Kerja, Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Bupati Bandung Dadang M. Naser.

Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, sewaktu proses penanaman pohon di area Titik 0 Citarum. Warga setempat dan para pelajar ikut ambil bagian menancapkan batang pohon.
 

Setiba di lokasi tersebut, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Dia menanam pohon manglid dan menyiramnya.

Pohon manglid atau manglieta glauca ialah salah satu tumbuhan yang biasanya tumbuh di kawasan dataran tinggi dan daerah lembab. Pohon ini memiliki karakter kayu halus, padat dan kuat. 

Usai acara tersebut, Jokowi bersama rombongannya bergegas ke lokasi penyemaian pohon yang nantinya akan ditanam di kawasan hulu Citarum yang kini kondisinya gundul.

"Pagi ini saya ingin melihat gerakan dalam gerakan rehabilitasi wilayah daerah aliran Sungai Citarum," kata Jokowi.

Ia menjelaskan proses rehabilitasi hulu Citarum sudah berlangsung sejak 1 Februari 2018. Jokowi menegaskan gerakan tersebut bukan sekadar seremonial belaka.

"Sudah dimulai, ini bukan seremonial. Ini pekerjaan besar, mungkin insya Allah dapat dilakukan dalam waktu tujuh tahun," ujarnya.

Menurut Jokowi, proses rehabilitasi bukan hanya dilakukan di kawasan hulu Citarum. "Semua terintegrasi dari mulai rehabilitasi, limbah dan polusi dan di bawahnya lagi," ucap Jokowi.

"Semuanya akan dikerjakan secara terintegrasi oleh pemerintah pusat, provinsi dan daerah," kata Jokowi menambahkan.(exe/ist)


0 Komentar