Senin, 01 April 2019 11:41 WIB

Jimuel Pacquiao Tekad Juara di Olimpiade

Editor : Yusuf Ibrahim
Jimuel Pacquiao. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Putra ikon tinju Filipina Manny Pacquiao, Jimuel Pacquiao, membidik Olimpiade sebagai sarana mencurahkan bakat bertinjunya.

Jimuel ingin mewakili negaranya dalam event olahraga paling populer di dunia. Tidak seperti ayahnya yang menggeluti tinju profesional sejak awal kariernya, Jimuel justru ingin membuat sejarah untuk dirinya dengan mendalami tinju amatir.

Jimuel menekankan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk menduplikasi prestasi ayahnya. “Sungguh, saya ingin menggeluti tinju. Saya ingin menjadi (petinju) amatir dan suatu saat kelak mewakili negara saya di Olimpiade. Saya ingin mencatatkan nama untuk diri saya sendiri (dalam sejarah),” kata Jimuel atau Emmanuel Jr yang berusia 18 tahun kepada The Manila Times.

Pacquiao dan istrinya, Jinkee, tidak terlalu senang Limuel meniti karier di dunia tinju. Dalam sebuah wawancara belum lama ini, Pacman mengatakan bahwa keinginannya adalah agar putranya belajar ilmu hukum.

Jimuel percaya dirinya tak akan mampu menyaingi prestasi ayahnya di level profesional, dan hasratnya menggeluti olahraga adu jotos bukan untuk menyaingi ayahnya. Sebab, dia paham betapa sulitnya meniti karier di tinju.

“Saya percaya catatannya tidak bisa dijangkau. Dia adalah juara dunia delapan divisi dan saya tidak bertujuan untuk itu," ujar Jimuel. “Saya suka olahraga tinju, saya tahu ini sangat sulit. Saya tahu juga bahwa saya tidak membutuhkan itu. Tapi seperti yang saya katakan, saya ingin membuat nama untuk diri saya sendiri meskipun bukan sebagai pro. "

Jimuel menambahkan bahwa dia konsisten dalam pelatihan dan pengondisian ketika bersiap untuk mencoba peruntungannya di Asosiasi Aliansi Tinju di Filipina (ABAP).

“Saya tidak tahu di mana dan kapan memulai (dengan ABAP) tetapi saya ingin fokus dulu pada pengondisian. Saya berlatih sejak Februari dan bahkan sebelumnya, meskipun itu tidak konsisten."

Jimuel akan bertarung di sirkuit petinju pemula lokal pada bulan April meskipun jadwal pertarungannya belum ditentukan. Pertandingan ekshibisi amatir Jimuel yang pertama melawan Lucas Carson di Alabang pada 9 Februari 2019 yang berakhir imbang.

"Dalam pertandingan ekshibisi pertama, saya menyadari bahwa ini saatnya untuk fokus serius pada pelatihan."

Jimuel mengatakan dia tidak tidak menutup pintu terhadap peluang untuk menjadi pro. "Yang saya inginkan adalah berkompetisi sebagai seorang amatir tetapi jika ada kesempatan untuk menjadi profesional, saya akan melakukannya," ujarnya.

Sementara ABAP mengatakan bahwa Jimuel boleh bergabung dengan mereka kapan saja.(ist)


0 Komentar