Senin, 25 April 2016 16:35 WIB

Karyawan RSUD Koja Tolak Gaji dan Bonus Dipangkas

Editor : Rajaman
Laporan : Ryan Suryadi

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Wacana adanya penurunan remunerasi (gaji dan bonus) bagi setiap karyawan di tiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) banyak mendapat kritikan bahkan penolakan keras. Salah satunya terjadi di RSUD Koja yang sebagian perawatnya mengalami penurunan remunerasi.

Salah satu perawat Dr.Pace mengatakan, karyawan yang sudah lama bekerja di RSUD Koja tidak terima dengan penurunan remunerasi itu. Terlebih hal itu, sangat terlambat dari perjanjian yang sebelumnya pernah ada.

"Kemarin kita sudah menerima surat jika ada penurunan remunerasi dan kita menolaknya. Apalagi kita baru dapat kabar juga soal adanya perubahan jadwal remunerasi. Namun sampai sekarang remunerasi belum juga turun," sesalnya di gedung RSUD Koja, Senin (25/4/2016).

Dia menilai dengan sudah majunya semua saran serta prasarana yang ada di RSUD di Jakarta khususnya di RSUD Koja, tapi hal ini tidak diimbangi dengan remunerasi yang diterima karyawan. Terlebih hal ini dibarengi juga dengan sering gonta gantinya Direktur RS yang semakin membuat tak jelas.

Lebih jauh Pace pun menyatakan jika sampai remunerasi mereka tidak tersalurkan sampai dengan akhir bulan ini, maka mereka menyatakan siap melakukan aksi dan menuntut remunerasi segera diselesaikan.

"Misalkan, remunerasi kita tak kesampaian, maka para karyawan di sini akan mengadakan aksi untuk minta hak kami yang seharusnya diterima tepat waktu," tegasnya.