Rabu, 27 April 2016 19:22 WIB

BKD DKI Telusuri Data PNS Fiktif

Editor : Hendrik Simorangkir
JAKARTA, Tigapilarnews.com – Sebanyak 1.848 PNS tidak melakukan elektronik Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (e-PUPNS). BKD DKI pun tengah melakukan penelusuran atas data PNS fiktif tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika menyatakan, PNS tersebut terdiri dari 780 pensiunan, 371 berhenti dengan hormat, 211 meninggal dunia, 55 berhenti tidak hormat, 27 berhenti sementara, 4 CPNS mengundurkan diri, dan 68 PNS belum melakukan e-PUPNS.
“1.848 itu yang masih tercatat di Badan Kepegawaian Negara, dan belum melakukan e-PUPNS,” kata dia.

Agus Suradika menduga, ke-68 PNS yang tidak melakukan e-PUPNS kemungkinan terjerat masalah hukum dan belum mendapat keputusan incraht. BKD, sambung dia, juga sedang mengecek 332 PNS karena datanya ada di BKN, tapi tidak ada di BKD.

Ditengarai, PNS tersebut sudah pindah namun nomor induk pegawai belum dicabut. Untuk memverifikasi dan memvalidasi data-data tersebut, BKD akan berkoordinasi dengan BKN.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan data pegawai negeri sipil (PNS) fiktif mungkin terjadi karena sistem yang belum sempurna.

“Bisa saja terjadi karena sistemnya nggak baik, baru kita buat,” kata Basuki di Jakarta, Rabu (27/4/2016). (Ist)
0 Komentar