Senin, 16 Mei 2016 22:41 WIB

Zidane Akui Keberhasilan Barcelona Juarai Liga Spanyol

Editor : Yusuf Ibrahim
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Zinedine Zidane mencoba berlapang dada. Pelatih Real Madrid itu mengakui keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol.

Partai penutup Liga Spanyol menjadi momen menyakitkan bagi Madrid. Kemenangan 2-0 atas Deportivo la Coruna di Estadio Municipal de Riazor, terasa sia-sia. Los Blancos hanya merasakan jadi juara selama 15 menit.

Pendukung Madrid sempat berpesta lantaran Cristiano Ronaldo membut tim tamu unggul 1-0 di menit ke-7. Berkat gol itu, Madrid unggul angka atas Barcelona. Sayangnya, itu hanya berlangsung selama 15 menit. Pasalnya, Luis Suarez membobol gawang Granada di Estadio Nuevo Los Carmenes.

Kesedihan dan kekecewan fans Madrid makin jelas terlihat karena setelah itu Suarez mencetak dua gol lagi yang membuat Barcelona menang 3-0. Itu menghancurkan harapan Karim Benzema dan kawan-kawan untuk menjuarai Liga Spanyol.

Zidane sangat bersedih atas kegagalan armadanya memenangi Liga Spanyol. Soalnya, Madrid hanya tertinggal satu angka dari Barcelona. Tapi, Zizou berusaha berbesar hati. Dia mengucapkan selamat pada pasukan Luis Enrique lantaran berhasil mempertahankan gelar.

“Kami kecewa karena gagal memenangi Liga Spanyol. Kami sempat tertimpa masalah. Tapi, kami tidak pernah menyerah dan selalu berjuang hingga akhir. Barcelona selalu ada di atas. Dan kami tidak bisa menyusul. Mereka pantas mendapat gelar,” ucap Zidane.

Meksi demikian, Zidane mengingatkan para pemainnya agar tidak terlalu bersedih. Pasalnya, Madrid masih punya kans merebut satu gelar bergengsi pada musim ini, yakni Liga Champions. Karena itu dia ingin armadanya meluapkan kekecewaan dengan mengalahkan Atletico Madrid, di San Siro, Milan, 29 Mei 2016.

Sementara itu, Barcelona enggan menunggu terlalu lama untuk merayakan keberhasilan memenangi Liga Spanyol 2015/2016. El Azulgrana langsung menggelar parade beberapa jam setelah menggasak Granada 3-0.

Pemain Barcelona dengan bangga memamerkan trofi Liga Spanyol yang baru diperolehnya pada laga penutup.  Perayaan Lionel Messi dan kawan-kawan kali ini tidak seheboh musim lalu lantaran adanya sejumlah acara. Rencana Blaugrana terkendala GP Spanyol yang digelar di Barcelona, serta konser Bruce Springsteen di Camp Nou.

Tapi, itu tidak menghalangi dewan direksi untuk merayakan sukses armada Luis Enrique merajai Negeri Matador untuk kedua kalinya secara beruntun. Barcelona tetap memutuskan menggelar parade  di bus beratap terbuka yang ikut dimeriahkan ratusan ribu penggemar.(exe/ist)
0 Komentar