Rabu, 18 Mei 2016 13:16 WIB

Mesin Bor MRT Sudah Sampai Stasiun Istora Senayan

Editor : Hermawan
JAKARTA, Tigapilarnews.com – Mesin bor Antareja 2, yang membuat jalur bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT), telah mencapai Stasiun Istora Senayan (depan BEJ), Sabtu (14/5/2016).

Dengan begitu, dua bor bawah tanah milik PT MRT Jakarta telah berhasil menembus Stasiun Istora Senayan.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengatakan mesin bor Antareja 1 telah lebih dulu menggali ruang bawah tanah menembus ke Stasiun Istora Senayan pada April lalu.

Kemudian, mesin bor Antareja 2, yang mulai beroperasi November 2015 dari titik Patung Pemuda Senayan menuju ke arah utara menuju Stasiun Senayan. Dilanjutkan dari Stasiun Senayan ke Stasiun Istora, Sabtu pekan lalu.

“Hingga hari ini, bor Antareja 2 telah berhasil membuat terowongan jalur MRT bawah tanah hingga Stasiun Istora dengan total panjang 924 meter,” jelas Dono, Selasa (17/5/2016).

Dengan rincian, area transisi Patung Pemuda sampai dengan Stasiun Senayan sepanjang 324 meter dan stasiun Senayan sampai Stasiun Istora sepanjang 600 meter.

Sama halnya dengan mesin bor Antareja 1, mesin bor Antareja 2 ini memiliki diameter sekira 6,7 meter, dengan total panjang 43 meter, dan bobot mencapai 323 ton, mulai dari bagian kepala (cutterhead) hingga bagian akhir (backup cars).

“Sebagai gambaran cara kerja Tunnel Boring Machine (TBM) Bor Antareja 2 ini, setiap mesin bor melakukan penggalian ke arah depan, kemudian langsung diikuti dengan pemasangan segmen terowongan berupa potongan-potongan precast dengan lebar 1,5 meter, yang akan membentuk cincin (ring) di belakangnya,” ujar Dono. (ist)

 
0 Komentar