Minggu, 05 Juni 2016 13:09 WIB

Rossi Tak Setuju Rute Balap di Catalunya Diubah

Editor : Eggi Paksha
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Komisi Keamanan dan perwakilan pembalap kuda besi MotoGP telah menyepakati perihal dua rute Sirkuit Catalunya yang akan dipangkas pada balapan seri ketujuh musim ini, Minggu (05/06/2016).

Tapi, Valentino Rossi kurang setuju dengan kesepakatan tersebut. Dalam rapat Komisi Keamanan yang dihadiri Marc Marquez, Andrea Iannone, Pol Espargaro, Jack Miller, Bradley Smith, Alvaro Bautista, Aleix Espargaro, Andrea Dovizioso, Tito Rabat dan Cal Crutchlow, disepakati untuk mengubah tata letak sirkuit.

Sebanyak dua perubahan fundamental dilakukan dengan 'memangkas' rute sirkuit. Dua rute sirkuit yang dipangkas adalah tikungan ke-11 dan 13. Karakter dua tikungan lebar itu dianggap membahayakan pembalap ketika masuk ke tikungan 12 sehingga dialihkan menjadi trek dengan karakter lambat.

"Saya tahu tentang pertemuan itu, tapi saya memutuskan untuk tidak datang lantaran sibuk. Terus terang, sebenarnya saya tidak mempermasalah keputusan yang diambil Komisi Keamanan dan perwakilan pembalap. Yang saya heran, kenapa tikungan 12 tidak diubah," tanya Rossi seperti dikutip Gazzettaworld.

Keputusan ini diambil menyusul kematian Luis Salom pada sesi latihan kedua, Jumat (03/06/2016). Tapi Rossi berpandangan lain mengenai insiden kecelakaan tersebut. Dia berkata bahwa joki KTM mengalami masalah teknis pada bagian motornya, sehingga rute balap tidak ada yang perlu diubah.

"Saya pikir Salom memiliki masalah teknis. Pokoknya kita semua tahu bahwa mengubah tikungan 12 adalah tepat, karena ini merupakan tikungan yang berbahaya. Tikungan 12 sangat menuntut pembalap dan pasti pembalap akan merasakan benjolan. Jadi Anda biasanya keluar dari kanan sebelumnya, tapi yang perlu diingat bahwa setiap tikungan berisiko," tutup Rossi.(exe/ist)
0 Komentar