Selasa, 07 Juni 2016 22:17 WIB

Liga Spanyol Batal Gunakan Teknologi Garis Gawang

Editor : Eggi Paksha
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Liga Spanyol batal meniru Liga Inggris. Kompetisi tertinggi Negeri Matador itu tidak jadi menggunakan teknologi garis gawang karena terlalu mahal.

Penerapan teknologi garis gawang dalam kompetisi domestik mulai dilakukan pada 2013/2014 di Liga Inggris. Evolusi itu ternyata berbuah manis. Pagelaran Liga Inggris (Liga Primer) jadi lebih berkualitas.

Itu membuat Liga Jerman (Bundesliga), Liga Italia (Seri A) dan Liga Prancis (Ligue 1) ikut meniru pada musim lalu. Penggunaan teknologi garis gawang di tiga kompetisi besar Eropa tersebut juga berlangsung sukses. Artinya, tinggal Liga Spanyol (Primera Liga) yang belum bergabung.

Rencananya, Liga Spanyol hendak memperkenalkan teknologi garis gawang pada musim 2016/2017. Langkah itu dianggap perlu karena sengitnya persaingan, terutama antara Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid. Tapi, rencana itu batal dilaksanakan karena faktor biaya.

“Tidak, kami tidak akan menggunakannya (teknologi garis gawang). Terlalu banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkannya. Teknologi garis gawang masih terlalu mahal,” ucap Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, dilansir marca.

Pada kesempatan itu, Tebas juga membahas soal Copa del Rey. Dia menyatakan ada kemungkinan formatnya bakal diubah. Namun, dia belum menjelaskan perubahan seperti apa yang akan diberlakukan.

Tebas juga membeberkan akan ada investigasi terkait indikasi pengaturan hasil pertandingan di Liga Spanyol. Itu terjadi waktu Real Sociedad mengalahkan Rayo Vallecano 2-1 pada jordana ke-37. Disebutkan ada taruhan “abnormal”pada partai itu. Imbasnya, hasil partai itu bakal dianulir.

“Kami mengatakan itu sedang diselidiki, hanya itu. Tapi, itu butuh waktu. Saya tidak bisa mengatakan kapan akan selesai. Tapi, pada musim ini, kami telah menyelidiki sejumlah taruhan mencurigakan. Hasilnya, nihil,” pungkas Tebas.(exe/ist)
0 Komentar