Rabu, 24 Agustus 2016 22:32 WIB

Kapolri Tito Janji Pecat Anggota yang Tak Jujur

Editor : Eggi Paksha
Laporan Gita Ginting

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Tito Karnavian, mengatakan pihaknya akan memberikan penghargaan kepada setiap Polda yang berhasil mengungkap kasus narkoba.

Pasalnya, peredaran narkoba di Indonesia saat ini kian marak dan sudah pada titik darurat. Untuk itu, harus segera diberantas lantaran dapat merusak generasi muda.

"Kita akan berikan target dan evaluasi mengenai penangkapan narkoba. Nanti kita lihat Polda, Polres dan Polsek mana yang sering mengungkapkan narkoba. Mana yang punya kinerja atau tidak. Nanti kita minta penelitian kepada Bareskrim agar melihat mana yang berprestasi," ujar Tito di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/08/2016).

Tito juga menjelaskan, penghargaan yang akan diberikan kepada setiap Polda dan jajarannya, yaitu dengan melihat kinerja dalam menberantas narkoba. Tak hanya itu, Tito juga mengatakan penilaian kuantitas dan kualitas dalam menyelesaikan setiap kasus juga menjadi bahan penilaian dirinya.

"Contohnya Polda Metro Jaya mengungkap narkoba sebanyak 20 kilogram, itu bukan prestasi. Karena Polda ini kinerjanya cukup banyak dan luas. Nah jika di daerah yang sepi narkoba, mereka bisa mengungkap 20 kilogram, itulah prestasi yang besar," jelas Tito.

"Kalau seandainya ada daerah yang diduga banyak narkoba, tapi tidak pernah mengungkapkan sama sekali, ya kita anggap bagian narkoba tidak produktif. Ya berarti ganti orangnya," tandas Tito

Adanya penghargaan yang akan diberikan, Tito menegaskan kepada seluruh kepolisian untuk tidak melakukan penjebakan kepada masyarakat agar dinilai berhasil dalam mengungkapkan narkoba selama masa kerjanya.

"Harus dilakukan dengan kejujuran. Jika ada jebak-menjebak segala macam, akan pecat anggota," tandas Tito.(exe)

0 Komentar