Rabu, 07 September 2016 16:46 WIB

Boni Hargens: Tidak Penting Kepala BIN dari Polri atau Militer

Editor : Hermawan
Laporan: Yanti Marbun

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menuturkan layak atau tidak pencalonan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai kepala BIN yang baru seharusnya tidak menjadi perdebatan.

Menurut Boni, kepercayaan masyarakat saat ini sudah menurun. Presiden dinilai sudah tidak banyak menggunakan lembaga BIN sebagai penyedia informasi. Boni berharap agar ada reformasi dalam kelembagaan BIN saat ini.

"Intervensi politik tidak boleh lagi terjadi di BIN seperti pada masa lalu yang dikontrol oleh instansi tertentu," jelas Boni saat diskusi bertajuk: ‘BIN Dalam Bingkai Nawacita: Kenapa Wewenang BIN Harus Diperluas?’, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Bukan hanya itu. Boni juga menegaskan bahwa tak penting latar belakang kepala BIN dari kepolisian atau militer. Yang terpenting adalah prinsip loyalitas tetap tegak lurus.

"Ini hanya dua dari persoalan di BIN. Lemahnya koordinasi antara BIN dan pihak penegak hukum juga merupakan salah satunya. Oleh sebab itu, dibutuhkan koordinasi yang baik antar keduanya," ungkap Boni.

Maka dari itu, untuk membentuk BIN menjadi lebih baik sebagai alat penyedia informasi, maka negara harus memperhatikan BIN.

"Bukan secara finansial saja tapi juga harus memperhatikan sumber daya manusia (SDM)-nya, seperti penempatan jabatan jangan sampai terjadi teokrasi," imbuh Boni.

 
0 Komentar