Selasa, 04 Oktober 2016 07:10 WIB

Presiden Filipina Minta Maaf pada Komunitas Yahudi

Editor : Yusuf Ibrahim
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, meminta maaf kepada komunitas Yahudi Filipina, dan juga internasional.

Permintaan maaf ini terkait pernyataanya yang menyebut dirinya sama sepert Adolf Hitler, dan menggambarkan perang melawan narkoba layaknya holocaust.

Duterte mengatakan, dirinya tidak pernah bermaksud menyakiti hati komunitas Yahudi. Holocaust adalah pembantaian yang dilakukan Hitler terhadap jutaan warga Yahudi Eropa.

"Saya ingin membuatnya sekarang, di sini dan sekarang, bahwa saya tidak pernah memiliki niat untuk mengurangi memori dari enam juta orang Yahudi yang dibunuh. Rujukan kepada saya adalah, saya seperti Hitler, yang membunuh banyak orang," ucap Duterte.

"Saya meminta maaf mendalam pada komunitas Yahudi, tidak pernah niat saya. Tapi masalah itu, saya dikritik, menggunakan Hitler dan membandingkannya dengan saya," sambungnya, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (3/10).

Sebelumnya, saat berpidato di Davao City usai kunjungan ke Vietnam pada Jumat lalu, Duterte mengatakan bahwa ia telah digambarkan sebagai sepupu Hitler oleh pengkritiknya.

"Hitler membantai 3 juta orang Yahudi. Ada 3 juta pecandu narkoba (di Filipina). Ada. Saya akan senang untuk membantai mereka," kata Duterte kala itu.(exe/ist)
0 Komentar