Minggu, 09 Oktober 2016 14:06 WIB

Riedl Tak Ingin Paksakan Tempo Tinggi Lawan Vietnam

Editor : Eggi Paksha
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Timnas Indonesia dalam kondisi siap tempur menghadapi Vietnam dalam laga uji coba internasional di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (09/10/2016) sore.

Duel kedua tim ini rencananya akan kick off pukul 16.45 WIB dan disiarkan langsung oleh RCTI. Ini merupakan uji coba kedua yang dilakukan tim polesan Alfred Riedl. Pada laga pertama, skuat Garuda menang 3-0 atas Malaysia, September lalu.

Laga uji coba kedua ini sangat menyedot perhatian penikmat sepak bola Tanah Air. Maklum saja, tim polesan Alfred Riedl sempat vakum selama 1 tahun akibat sanksi yang dijatuhkan FIFA. Walaupun absen lama, tapi tidak mengurangi semangat para pemain.

Hal itu terlihat ketika pada laga ujicoba pertama melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo (06/09/2016) lalu. Boaz Solossa dan kawan-kawan sukses mempermalukan tamunya dengan skor telak 3-0.

Tentunya kemenangan itu bakal dijadikan modal berharga kala menjamu Vietnam. Sekaligus sebagai persiapan mengikuti Piala AFF 2016 yang dimulai 19 November hingga 17 Desember mendatang.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, mengatakan skuat timnas dalam kondisi siap tempur melawan Vietnam. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan mulai dari mempelajari rekaman permainan lawan hingga masalah taktik.

"Kita sudah melakukan semua persiapan teknis, taktik dan yang lainnya. Kami juga sudah mempelajari kekuatan Vietnam lewat video," kata Pikal.

Meski begitu pria berkebangsaan Austria mengaku, Vietnam tim yang harus diwaspadai, apalagi mereka baru saja menang 5-2 atas Korea Utara dalam laga uji coba beberapa hari lalu. Pikal menyebut Vietnam merupakan tim besar dari kawasan Asean ini.

"Mengalahkan Korut dengan skor 5-2, tentu menjadi bukti bahwa Vietnam bukan tim sembarangan. Kami mau meraih kemenangan. Tapi, itu bukanlah hal yang mudah. Kunci permainan Vietnam adalah permainan cepat dan bertenaga. Setidaknya, ada tiga hingga empat pemain yang menjadi kunci permainan Vietnam," tambahnya.

"Kalau Vietnam memang biasa main cepat dengan tempo tinggi. Namun dengan TC tiga hari tidak mungkin memaksakan permainan tempo tinggi 90 menit. Nanti kami atur tempo kapan main menyerang, pressing dan ball posesion," tukas pelatih asal Austria.

Mengenai skenario pemain yang akan diturunkan pada laga uji coba kedua ini belum bisa diketahui. Namun jika melihat permainan sewaktu melawan Malaysia, kemungkinan skuat Garuda tidak akan mengalami perubahan yang berarti.

Riedl tetap mempercayakan Boaz sebagai penggedor pertahanan lawan bersama Irfan Bachdim. Sementara Evan Dimas dan Andik Vermansyah bisa dijadikan sebagai pengatur ritme serangan tuan rumah.

Sejauh ini dalam lima pertemuan terakhir, timnas Indonesia unggul satu kemenangan melawan Vietnam. Namun itu tidak bisa dijadikan sebagai tolok ukur bahwa tuan rumah bakal memetik kemenangan pada laga nanti. Mengingat permainan Boaz dan kawan-kawan belum sepenuhnya teruji lantaran absen lama dari kompetisi internasional.(exe/ist)
0 Komentar