Jumat, 28 Oktober 2016 14:31 WIB

DPR: Ada Keanehan dalam Kasus Hukum Dahlan Iskan

Editor : Rajaman
Laporan: Arif Muhammad Riyan

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pelepasan aset milik BUMD Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengatakan, Kejaksaan sengaja mencari-cari kesalahan Dahlan.

"Tentu kita prihatin terhadap apa yang terjadi dengan Pak Dahlan. Sebuah kasus yang sudah lama dan memang cukup aneh, kenapa kasus lama itu baru diangkat-angkat sekarang," ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Dikatakan Fadli, ia menilai penegakan hukum di Indonesia saat ini menjadi alat kekuasaan dan politik.

"Ada orang-orang yang jelas-jelas melangar hukum tidak diproses. Kemudian orang yang dianggap sudah tidak ada masalah itu diproses. Kita ingin hukum itu adil, ada persamaan tidak diskriminatif, sekarang makin nyata bahwa hukum menjadi alat kekuasaan, alat politik," tegasnya.

Lanjut Politikus Gerindra itu, ada keanehan dalam kasus yang menjerat mantan Menteri BUMN itu. Tak hanya itu, Fadli juga meminta keadilan dalam kasus yang menjerat Dahlan.

"Itu kasus sudah lama, lebih sepuluh tahun. Saya kira perlu ada keadilan. Kalau kita lihat kenapa baru sekarang ini. Sementara ada orang dan kelompok yang bersalah tidak diproses secara hukum. Ini diskriminasi hukum, tebang pilih," tandasnya.
0 Komentar