Minggu, 12 Februari 2017 11:04 WIB

Zona Hijau Baghdad Dihantam Roket

Editor : Hendrik Simorangkir
Ilustrasi

BAGHDAD, Tigapilarnews.com - Tiga roket Katyusha mendarat di Zona Hijau Baghdad pada Sabtu malam (11/2/2017), hanya beberapa jam setelah bentrokan sengit antara demonstran dan pasukan keamanan yang menewaskan empat pemrotes dan satu anggota pasukan keamanan Irak. 

"Roket tersebut diduga ditembakkan dari wilayah Palestina yang berbatasan dengan Irak dan Permukiman Baladiyat di bagian timur Baghdad, Irak. Keduanya adalah kubu pengikut ulama Syiah yang berpengaruh Moqtada As-Sadr," kata salah satu sumber Kementerian Dalam Negeri Irak yang dikutip dari Xinhua, Minggu (12/2/2017).

"Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat ledakan di Zona Hijau tersebut, yang terdapat beberapa kantor pemerintah dan kedutaan besar asing," imbuhnya.

Serangan tersebut dilancarkan setelah bentrokan sengit meletus di pusat kota Baghdad pada Sabtu sore, ketika ribuan orang pengikut As-Sadr melintasi Jembatan Al-Jamhouriyah ke tepi barat Sungai Tigris.

Pemrotes menuntut perubahan dalam Komisi Tinggi Pemilihan Umum Independen (IHEC), yang mereka katakan sebagai badan pemilihan umum yang berada di bawah pengaruh partai yang memerintah.

Mereka juga menuntut pembaruan nyata dan menyeluruh dalam proses politik guna memerangi korupsi yang tersebar luas di negeri tersebut.

Pemrotes berpawai ke gerbang Zona Hijau, sehingga menyulut bentrokan dengan pasukan keamanan Irak, yang mengharuskan menembakkan gas air mata dan peluru aktif ke udara untuk membubarkan pemrotes.

Bentrokan itu mengakibatkan empat pemrotes tewas, 320 orang luka ringan, dan 79 orang menderita luka tembak. Sedangkan, dari Komando Operasi Baghdad (BOC) menewaskan seorang anggota pasukan keamanan dan tujuh anggota luka berat akibat bentrokan.

Zona Hijau sering menjadi sasaran serangan roket dan mortir oleh gerilyawan. Zona seluas 10 kilometer persegi itu berada di tepi barat Sungai Tigris, yang membelah Ibu Kota Irak.

 

Sumber: antara