Sabtu, 04 Maret 2017 14:10 WIB

Tiga Kapal Sekolah di Kepulauan Seribu Tak Lagi Beroperasi

Reporter : Ryan Suryadi Editor : Hermawan
Tiga Kapal Sekolah di Kepulauan Seribu Tak Lagi Beroperasi. Foto: Ryan Suryadi.

JAKARTA, Tigapilarnews.com – Tiga unit kapal sekolah milik Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, sudah tiga bulan tidak beroperasi. 

Ketiga unit kapal sekolah yang digunakan untuk melayani antar jemput para pelajar yang berlokasi di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, itu membuat Ismer Harahap, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, geleng-geleng kepala.

"Saya mendapat informasi, tiga kapal sekolah yang dianggarkan tahun 2016, tidak dapat lagi beroperasi sejak Januari 2017 hingga bulan Maret ini. Itu kapal, memang dioperasionalkan untuk mengantar jemput anak-anak sekolah di Kelurahan Pulau Panggang. Saya hanya ingin segera operasikan segera tiga kapal sekolah itu," terang Ismer, ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/3/2017).

Ismer menjelaskan, ihwal kapan tersebut sudah sering dibicarakan dalam rapim untuk secepatnya dioperasikan kembali untuk mengantar para pelajar pergi ke sekolah.

Dikatakan Ismer, tidak beroperasinya lagi ketiga unit kapal sekolah tersebut diketahui ada masalah dana yang sifatnya internal pada pihak Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi.

"Itu anggarannya dari Sudin Perhubungan. Selain itu, sebenarnya itu persoalan internal di Suku Dinas  Perbungan dan Transportasi, dan pihak Unit Pengelola Angkutan dan Pelabuhan Kapal (UPAPK). Permasalahan itu, terkait aset peralihan saja," katanya.

Ismer membenarkan, apabila kondisi terkini ketiga kapal tersebut berdebu dan berkarat di Dermaga Selatan Pulau Panggang.

"Dari pagi ke pagi itu kapal hanya mondro. Diem saja di Dermaga. Ya, buat apa didiamkan begitu toh ndo. Saya jujur saja ada beberapa pengakuan dari para siswa dan siswi hingga orangtua murid. Memang itu tiga kapal enggak bisa diapa-apain. Cuma ya saya enggak tahu rusak apa tidak ketiga kapal sekolah itu. Wong pelajar sangat butuh," papar Ismer.

Sementara, Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu, Robert Edward hanya menanggapi santai.

Robert pun mengaku apabila ketiga kapal sekolah selama menganggur tidak beroperasi tersebut dalam perawatan saja.

"Kapal sekolah, sementara ini hanya dilakukan perawatan oleh petugas dengan cara dipanasi saja agar tidak rusak. Ya, tugas dan fungsinya ada di UPAPK kan. Hingga kini, tiga unit kapal sekolah dalam proses mutasi aset ke UPAPK," pungkasnya . 

 


0 Komentar