Senin, 06 Maret 2017 16:04 WIB

Timses Anies-Sandiaga Berharap Putaran Kedua Pilgub DKI Lebih Profesional dan Netral

Reporter : Bili Achmad Editor : Hermawan
Ketua Timses Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera. Foto: Bili Achmad.

JAKARTA,Tigapilarnews.com - Ketua tim sukses (timses) Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu bekerja lebih profesional dan netral dalam putaran kedua Pilgub DKI 2017.

Sebab, saat putaran pertama, Mardani mengatakan ada kekisruhan yang terjadi terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Harapannya tentu netral, baik Bawaslu atau penegak hukum. Ssaya kira ada Gakumdu itu atau polisinya atau yang lain, selain netral ya profesional," ungkap Mardani saat dikonfirmasi, Senin (6/3/2017).

Mardani melanjutkan, kisruh penyalahgunaan surat keputusan (suket) pada putaran pertama tidak terulang lagi.

Dia berharap KPU DKI dapat memperbarui DPT sehingga alam putaran kedua tidak lagi menggunakan suket.

"Kami sangat berharap suket tidak ada lagi. E-KTP langsung saja yang memang aktif di Jakarta ditetapkan dalam DPT kan masih ada waktu karena kami menilai kisruh itu hulunya di DPT kalau di DPT-nya tidak rapi banyak yang kosong jadi hasilnya akan terganggu," tandas Mardani.

Mardani membeberkan, ada yang perlu dievaluasi terkait penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta pada putaran pertama, yaitu adanya DPT ganda. Hal itu harus dipastikan jangan sampai terjadi pada putaran kedua.

"Tentu perhatian DPT yang ganda, DPT yang tidak jelas itu yang bukan penduduk Jakarta itu semua harus dibersihkan kalau sudah dibersihkan pastikan pengawasannya berjalan, terlaksana secara jujur dan adil," pungkasnya.

 


0 Komentar