Minggu, 23 April 2017 22:37 WIB

Ketersediaan Daging di Sulteng Dijamin Aman

Editor : Eggi Paksha
Pedagang daging sapi potong. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjamin ketersediaan pangan, khususnya daging dan telur ayam menghadapi puasa dan lebaran mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Sulteng tidak perlu mendatangkan daging atau telur dari luar karena produksi peternak di daerah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Kepala Bidang Peternakan Provinsi Sulteng, Sitti Wahdaniah di Palu, Minggu (23/04/2017).

Ia mengatakan, selama ini produksi peternak Sulteng tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini, tetapi juga sebagian diperdagangkan ke daerah lain.

Untuk sapi potong, Sulteng setiap bulan mengantarpulaukan ke Kaltim untuk memenuhi kebutuhan pasar di daerah itu.

Soal pemenuhan daging konsumsi masyarakat Sulteng tidak perlu dikhawatirkan sebab provinsi ini termasuk sentra produksi ternak sapi di Pulau Sulawesi.

Setiap tahunnya, kata Sitti, tingkat populasi ternak sapi di Sulteng terus meningkat. Pada 2016 populasi sapi masih sekitar 270.000 ekor dan kurun empat bulan terakhir ini meningkat sudah mencapai 382.032 ekor.

Peningkatan tersebut sangat tinggi dan pada 2021 ditargetkan populasi sapi Sulteng sudah mencapai satu juta ekor.

Sitti mengungkapkan, kebutuhan daging untuk konsumsi masyarakat Sulteng selama setahun mencapai 3.621.279 kilogram (kg).

Berikutnya kebutuhan stok daging sapi murni per Januari 2017 (271.796) kilogram, Februari (199.850), Maret (199.850), April (199.850), Mei (269.797), Juni (997.251), Juli (199.850), Agustus (199.850), September (411.691). Oktober (199.850), November (199.850) dan Desember (271.796).

Total kebutuhan sapi potong untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat di 13 kabupaten dan kota selama 2017 (Januari-Desember) sebanyak 30.743 ekor.

Daerah terbesar populasi ternak sapi di Provinsi Sulteng adalah Kabupaten Banggai, kata Sitti.(exe/ist)


0 Komentar