Sabtu, 29 April 2017 20:02 WIB

Andika Monoarfa Tetap Rendah Hati

Editor : Yusuf Ibrahim
Calon Ketua Umum PB Perbasasi, Andika Monoarfa. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Kandidat kuat Calon Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi), Andika Monoarfa, berbicara mengenai dukungan menghadapi Munas yang akan berlangsung di Bali, 5-6 Mei mendatang.

Andika mengaku, sangat bersyukur karena pendukungnya tetap solid dan tidak berubah. "Bahkan sudah beberapa yang loncat pagar dari pendukung kubu sebelah ke kita. Dukungan suara yang saya miliki lebih dari cukup. Maaf, saya tidak berani mengklaim angka karena nanti dianggap takabur," ungkapnya.

"Intinya, dukungan provinsi sangat solid. Kita konsolidasi hampir setiap hari dan setiap minggu. Bahkan sekarang saja, beberapa sudah ada yang di Jakarta. Itu karena mereka ingin membuktikan bahwa tidak ada perubahan dukungan,"imbuhnya.

Hanya saja kata Andika, dia masih menunggu kepastian keabsahan Munas. Jika memang PB Perbasasi tidak juga memberikan kepastian terkait keabsahan Munas, dengan berat hati dia mengambil keputusan membatalkan pencalonannya.

Sebab, dia tidak mau jika nanti terpilih di Munas kemudian dipersoalkan karena merupakan produk dari Munas yang cacat secara AD/ART.

"Tetapi kalau nanti Bapak Ketua Umum menyatakan Munas ini sah lalu teman-teman provinsi juga sepakat menyatakan munas ini sah, maka saya oke. Saya akan terus maju," tegasnya.

Dikatakannya lagi, masih ada waktu bagi PB Perbasasi untuk memastikan keabsahan Munas. Karena bisa saja keputusan pengesahan dilakukan pada tanggal 4 Mei atau minimal selambat lambatnya saat pembukaan pleno yang membahas tata tertib.

Pada kesempatan yang sama, saat dikonfirmasi, Ketua Umum Pengprov Perbasasi Jawa Tengah, Daniel Toto, membenarkan bahwa rencana penyelenggaraan Munas di Bali cenderung menabrak AD/ART.

"Sejak awal April kami mengumpulkan dukungan untuk mengusung Andika Monoarfa sebagai caketum pada Munas di Bali. Tetapi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari Panpel terkait pelaksanaan Munas.

"Makanya kami jadi ragu ragu, Munas di Bali nanti legal atau tidak?" tukasnya.

"Kalau memang divonis tidak sah ya dibatalkan saja. Walaupun kami sudah berada di Bali nanti," imbuhnya.

Daniel memastikan tetap menjaga dukungan untuk Andika Monoarfa sebagai calon ketua umum PB Perbasasi 2017-2021.(exe/ist)


0 Komentar