Selasa, 02 Mei 2017 16:41 WIB

Ahok: Rezekinya Pasukan Oranye Dibakar Buruh

Reporter : Evi Ariska Editor : Hendrik Simorangkir
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI. (Foto: Evi Ariska)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) prihatin terhadap oknum buruh yang membakar karangan bunga di depan Balaikota DKI. Sebab, bekas karangan bunga bisa dijual kembali ke toko bunga.

"Ya sayang aja dibakar, bisa dijual lagi Rp 50 ribu satunya ke toko bunga," kata Ahok di Balaikota DKI, Selasa (2/5/2017).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menuturkan, karangan bunga yang sudah layu dapat diambil oleh pasukan orange dan kemudian dijual kembali oleh mereka.

"Padahal itu kan rezekinya pasukan oranye. Saat itu saya sempat ditanyain oleh petugas oranye, pak karangan bunga yang sudah ditumpuk itu mau diapain? Kalian jual saja, dapat Rp 50 ribu kok satu karangan bunga itu," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat turut mengungkapkan kekecewaannya dengan aksi pembakaran sejumlah karangan bunga yang terjadi pada peringatan May Day, Senin (1/5/2017).

"Saya bertanya ini maksudnya apa? Salahnya bunga itu apa pada mereka (buruh)," kata Djarot di Lapangan IRTI Monas, Selasa (2/5/2017)


0 Komentar