Sabtu, 27 Mei 2017 08:59 WIB

Pemkab Sleman Luncurkan "E-Book"

Editor : Yusuf Ibrahim
Ilustrasi pelajar sedang mengakses perpustakaan digital yang dibuat Pemerintah Kabupaten Sleman. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan "e-book" Perpustakaan Digital Sleman guna meningkatkan minat baca masyarakat.

"Saat ini di Sleman minat baca dan kunjungan perpustakaan masih cukup rendah, ini yang mendorong kami meluncurkan aplikasi Perpustakaan Digital Sleman yang dapat diakses melalui berbagai perangkat teknologi informasi," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Sabtu (27/05/2017).

Menurut dia, dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat mengakses koleksi Perpustakaan Sleman tanpa harus datang ke perpustakaan.

"Siapapun dapat mengakses buku-buku kami melalui komputer atau smart phone, lewat aplikasi Perpustakaan Digital," katanya.

Ia mengatakan, Perpustakaan Digital Sleman memiliki berbagai koleksi buku elektronik yang terdiri dari 10 jenis. Di antaranya teknologi, fiksi, sastra, dan ilmu alam.

"Sedikitnya terdapat 293 judul buku elektronik yang dapat diunduh dari aplikasi tersebut, dengan total buku 879 eksemplar," katanya.

Ayu mengatakan, Perpustakaan Digital Sleman diluncurkan tepat pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 101 pada tahun ini.

"DPK mendukung program pencapaian visi dan misi Smart Regency. Aplikasi ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam membaca buku. Karena aplikasi ini punya berbagai keunggulan. Salah satunya, pembaca dapat membaca buku di mana saja, kapan saja, dan tanpa harus memikirkan kapan harus mengembalikan buku yang sudah dibaca," katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Sistem dan Pelayanan DKD Kabupaten Sleman Sari Respatiningtyas mengatakan aplikasi Perpustakaan Digital dapat diinstal dari Play Store.

"Namun sebelumnya, masyarakat harus mendaftar dulu sebagai anggota Perpustakaan Sleman untuk memperoleh password pengguna," katanya.

Menurut dia, dalam satu kali login, pengguna hanya bisa membuka maksimal tiga judul buku. Selain itu, pengguna tidak bisa membuka buku dengan judul yang sama setelah login lebih dari tiga kali.

"Untuk mempermudah pengguna, pencarian buku dapat dilakukan dengan memakai judul buku, penerbit, atau nama penulisnya. Selain itu pencarian daftar pustaka juga dapat dilakukan berdasarkan frase," katanya.(exe/ist)


0 Komentar