Selasa, 06 Juni 2017 10:31 WIB
Mulfachri Harahap (ist)
JAKARTA,Tigapilarnews.com - Ketua Fraksi PAN di DPR, Mulfachri Harahap menyampaikan saat ini fraksinya tengah mempertimbangkan perlu tidaknya mengirim utusan dalam pansus angket KPK.
Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan dikirimkannya utusan partai ke pansus, padahal sebelumnya PAN dengan tegas menolak diajukannya hak angket KPK.
"Kita belum sampai pada kesimpulan saja, kan pertanyaannya sederhana, apakah kita melihat memang ada persoalan di KPK memang kita anggap efektif untuk dibuka kalau kita menggunakan kewenangan kita dalam hak angket," ujar Mulfachri saat dihubungi, Selasa (6/6/2017).
Ketika ditanya apakah kasus menjerat sesepuh PAN, Amien Rais dalam dugaan suap alat kesehatan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi salah satu pertimbangan, Wakil Ketua Komisi III itu enggan menampiknya.
"Saya tidak pernah mengatakan dan tidak ada kaitannya sekalipun memang itu menjadi bagian masalah dari KPK, bagaimana mungkin orang yang tidak pernah diperiksa, tidak pernah dimintai keterangan tiba-tiba muncul dalam tuntutan. Ini bukan hanya terjadi pada pak Amien, dalam banyak kasus," jelasnya.
Sebelumnya diwartakan, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan menegaskan, PAN tidak akan mengirimkan kader untuk pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu disampaikan Taufik saat berpidato di hadapan ratusan anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) pada kegiatan Apel Menggembirakan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang digelar di halaman GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Minggu (7/5/2017).
"Kami memutuskan untuk menolak hak angket. Tidak akan mengirimkan untuk (pembentukan) anggota pansus untuk hak angket itu," ujar Taufik.