Rabu, 14 Juni 2017 20:03 WIB

Universitas Budi Luhur Luncurkan Aplikasi Peduli Sekitar

Reporter : Eggi Paksha Editor : Hendrik Simorangkir
Founder Rontikeky & Friends, Muhammad Ainur Reny. (Foto: dok/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Guna memberikan kemudahan dalam membantu calon donatur mendapatkan informasi keberadaan lembaga sosial, Universitas Budi Luhur (UBL) meluncurkan aplikasi baru yaitu 'Peduli Sekitar'.

Aplikasi tersebut nantinya akan memberikan informasi keberadaan lokasi lembaga sosial di sekitar Anda, serta mampu membantu memberikan informasi terkait kebutuhan-kebutuhan yang diperlukaan lembaga sosial.

Aplikasi ini sendiri dikembangkan oleh Rontikeky & Friends yang merupakan startup di bidang informasi dan terdiri dari dosen serta mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur.

Founder Rontikeky & Friends, Muhammad Ainur Reny menjelaskan, filosifi dasar Peduli Sekitar adalah memberikan bantuan kepada lembaga sosial tidak dalam bentuk uang, dimana bantuan dapat berupa layanan perbaikan rumah lembaga sosial atau dapat berbentuk sumbangan produktif seperti pelatihan komputer.

"Aplikasi ini dibuat atas pengalaman pribadi saya yang terkendala masalah komunikasi dengan rumah yatim. Sehingga saya ciptakan aplikasi ini dimana memudakan kita untuk memberikan dukungan dimana dalam aplikasi itu akan dilengkapi kebutuhan dan lokasi rumah yatim itu sendiri. Kami bersyukur didukung oleh Universitar Budi Luhur dalam pengemangan berikutnya, tentu kami bersyukur semoga kerja sama ini terus berjalan," ujar Reny kepada wartawan saat launching Aplikaksi Peduli Sekitar di Universitas Budi Luhur, Jakarta, Rabu (14/06/2017).

Saat ini, aplikasi tersebut sudah dapat diunduh dari Google Playstore secara gratis, dan direncanakan akan terus dikembangkan dengan berbagai kemudahan lainnya.

"Ini sangat bagus, kepedulian anak mahasiswa kami terhadap lingkungan sekitar khususnya terkait rasa kemanusiaan yang membantu anak yatim. Kedepan kami harapkan ide atau gagasan aplikasi ini ditiru dan dapat digunakan oleh khalayak banyaak serta universitas lainnya," kata Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro.


0 Komentar