Rabu, 21 Juni 2017 09:00 WIB

Duel Mayweather-McGregor Disebut Pertunjukan Sirkus

Editor : Yusuf Ibrahim
Floyd Mayweather (kanan) dan Conor McGregor. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Juara dunia kelas menengah tidak terkalahkan, Gennady Golovkin, menolak duel tingkat tinggi antara petinju Amerika, Floyd Mayweather melawan juara seni bela diri campuran (mix martial arts) asal Irlandia, Conor McGregor.

Golovkin menyebut pertarungan itu sebagai 'pertunjukan sirkus' dan semata-mata bisnis.

Mayweather, mantan juara dunia lima kelas berbeda pensiun pada tahun 2015 dengan rekor 49-0. 

The Money -julukan Mayweather- akan menghadapi McGregor pada 26 Agustus di Las Vegas, AS, tiga pekan sebelum pertarungan kelas menengah Golovkin versus Saul 'Canelo' Alvarez digelar di tempat yang sama.

Petinju asal Kazakhstan itu percaya, pertandingan tinju 12 ronde antara Mayweather dan McGregor (peraih dua gelar juara UFC dan  tidak pernah tampil di tinju profesional), tidak lebih dari bisnis untuk kedua pria tersebut demi meraup jutaan dolar.

"Ini bukan sebuah pertarungan, tapi bisnis," ujar Golvokin, yang memenangkan semua 37 pertandingan, kepada wartawan tentang kontes tanpa gelar yang diharapkan dapat menarik penonton lewat tayangan pay per view.

"Saya pikir orang-orang mengerti apa itu pertarungan sejati, pertarungan tinju, seperti saya dengan Canelo atau pertunjukan besar, mungkin terkadang orang-orang butuh pertunjukan yang lucu-lucuan, seperti pertunjukan sirkus."

"Semua orang tahu Conor (McGregor) bukanlah petinju, hanya penampil. Jika Anda ingin menonton pertunjukan, tontonlah mereka. Tapi, jika Anda ingin menyaksikan tinju sejati, sebuah pertarungan tinju sejati, dan Anda menghormati tinju, saksikan pertarungan saya dengan Canelo," imbuh Golovkin seperti dilansir Reuters.

Golovkin yang berusia 35 tahun berhasil mempertahankan gelar  kelas menengah dunia sebanyak 18 kali.

Sedangkan lawannya, Canelo, yang berusia 26 tahun telah memenangkan gelar juara dunia dalam dua divisi berbeda dalam karier 51 pertarungannya. Kekalahan satu-satunya Canelo melawan Mayweather pada 2013.

Bulan lalu, Hall of Fame Oscar De La Hoya juga menyebut kontes Mayweather-McGregor sebagai 'lelucon' yang seharusnya tidak dibiarkan terjadi.(exe)


0 Komentar