Sabtu, 24 Juni 2017 01:26 WIB

Perjalanan Malam ke Bakauheni Lebih Diminati Pemudik

Editor : Yusuf Ibrahim
Perjalanan mudik pada malam hari. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Fenomena melakukan perjalanan pada malam hari untuk pulang kampung ke Pulau Sumatera masih saja terjadi pada arus mudik tahun 2017.

Akibatnya, Pelabuhan Merak tidak dapat menampung volume kendaraan yang meningkat drastis.

"Kecenderuan masyarakat bergerak setelah buka puasa sampai dengan setelah sahur. Polanya selalu begitu, sehingga kepadatan pasti umumnya pada malam hari," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen Kemenhub), Sugihardjo, saat meninjau Pelabuhan Merak, Jumat (23/06/2017).

Sugihardjo menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya seperti memberikan tarif lebih murah pada siang hari dibandingkan malam hari.

Namun, kata dia, pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh mengharapkan tidak melintasi daerah daerah rawan kejahatan di Pulau Sumatera pada malam hari. "Sehingga, pemudik mengejar di sini (Merak) menyeberang malam, sampai di sana (Bakauheni) pagi," ujarnya.

Untuk diketahui, lonjakan volume kendaraan menuju pelabuhan yang sangat signifikan dalam waktu bersamaan memicu terjadinya antrean di areal Pelabuhan Merak sejak Jumat (23/6) dini hari.

Mengantisipasi terjadinya kepadatan lebih parah di area pelabuhan, aparat kepolisian memberlakukan rekayasa arus lalu lintas dengan melakukan buka tutup jalur bagi kendaraan setelah Gerbang Tol Merak.(exe/ist)


0 Komentar