Selasa, 11 Juli 2017 23:03 WIB

AS Desak Myanmar Kerja Sama dengan PBB

Editor : Yusuf Ibrahim
Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, meminta pemerintah Myanmar untuk bekerja sama dengan misi PBB menyelidiki dugaan pelanggaran militer terhadap masyarakat Muslim Rohingya.

Ia juga mendesak masyarakat internasional untuk 'berdiri bersama' guna melindungi komunitas minoritas dari kekerasan dan prasangka.

Haley mengatakan pejabat Myanmar baru-baru ini mengumumkan bahwa pemerintahnya akan menolak visa untuk anggota misi pencarian fakta Dewan HAM PBB.

“Tidak ada yang harus menghadapi diskriminasi atau kekerasan karena latar belakang etnis atau keyakinan agama dan itu penting bahwa pemerintah Myanmar memungkinkan misi PBB untuk melakukan tugasnya," tegas Haley seperti dikutip dari Independent, Selasa (11/07/2017).

Sebelumnya diberitakan Myanmar akan menolak masuk tim investigator PBB yang menyelidiki tuduhan pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan oleh pasukan keamanan terhadap komunitas muslim Rohingya. Myanmar juga menolak bekerja sama dengan penyelidik PBB.

"Jika mereka akan mengirim seseorang sehubungan dengan misi pencarian fakta, maka tidak ada alasan bagi kami untuk membiarkan mereka datang," kata Kyaw Zeya, sekretaris permanen di Kementerian Luar Negeri Myanmar di Ibu Kota Naypyitaw

Rohingya menghadapi diskriminasi parah di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha. Mereka menjadi sasaran kekerasan antar-komunal pada 2012 yang menewaskan ratusan dan membuat sekitar 140.000 orang pergi dari rumah mereka ke kamp-kamp di mana sebagian besar kemudian menetap.(exe/ist)


0 Komentar