Sabtu, 15 Juli 2017 15:30 WIB

Ditjen Pajak Optimis dengan Penerimaan Tahun 2017

Editor : Hermawan
Gedung Direktorat Jenderal Pajak. (ist)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Direktorat Jenderal Pajak optimistis dapat merealisasikan target penerimaan perpajakan dalam negeri pada satu semester terakhir tahun 2017.

"Dalam sisa enam bulan ini kami optimistis dengan penerimaan, tentu tantangannya ada, tetapi kami harapkan bisa fokus dengan kepatuhan wajib pajak pascaamnesti pajak," kata Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak DJP, Yon Arsal di Jakarta, Sabtu (15/7/2017).

DJP mencatat realisasi penerimaan perpajakan non-PPh migas semester I-2017 (sampai dengan 30 Juni 2017) mencapai Rp 482,6 triliun atau 37,9 persen dari target APBN 2017 Rp 1.307,6 triliun.

PPh nonmigas sebesar Rp 286,76 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp 191,99 triliun, PBB sebesar Rp 737,71 miliar, pajak lainnya sebesar Rp 3,17 triliun dan PPh migas sebesar Rp 27,58 triliun.

Yon mengatakan, penerimaan pajak semester I-2017 cukup menggembirakan dengan pertumbuhan 9,6 persen.

"Tetapi kalau untuk DJP sendiri, sebenarnya untuk seluruh jenis pajak yang dikumpulkan DJP kita tumbuhnya 10,37 persen pada periode kemarin," ucap dia.

Dari pertumbuhan 10,37 persen tersebut, lanjut Yon, untuk non-PPh migas masih tumbuh 8,2 persen.

Yon menambahkan DJP memperoleh Rp 87 triliun pada Juni 2017. Sementara pada Juni 2016 memperoleh Rp 96 triliun, yang di dalamnya termasuk dengan penerimaan bersifat 'extraordinary' terkait revaluasi aktiva di 2016 lalu yang berjumlah Rp16 triliun.

"Sehingga basis pada Juni 2016 mestinya hanya Rp 80 triliun. Kalau Juni 2017 Rp 87 triliun, maka sesungguhnya masih tumbuh 5-6 persen. Mudah-mudahan Juli 2017 kembali 'catch-up'," ucap Yon.

Sementara untuk penerimaan pajak sektoral di tiga sektor unggulan tercatat pertumbuhan pajak pertambangan mencapai 50 persen, pengolahan 15 persen, dan perdagangan 14 persen.

"Kalau sektoral, relatif baik untuk semua sektor," kata Yon.

 

 

 

sumber: antara


0 Komentar