Sabtu, 05 Agustus 2017 13:27 WIB

Tim Gowes Touring Diharap Inspirasi dan Motivasi Masyarakat Rangkasbitung

Editor : Eggi Paksha
Menpora Imam Nahrawi ikutan bergowes dengan atribut lengkap bersama tim GTPN, tim gowes Kemenpora dan ribuan masyarakat setempat. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Gowes Touring Pesona Nusantara (GTPN) memasuki Etape 6 Rangkasbitung-Tangerang Selatan-Pondok Indah-Jakarta berjarak 240 Km.

Etape ini dinilai sangat berbeda lantaran selain dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi. Menteri asal Bangkalan Madura itu ikutan bergowes dengan atribut lengkap pebalap sepeda bersama tim GTPN, tim gowes Kemenpora dan ribuan masyarakat setempat.

Selain Menpora Imam, tampak juga ikut bergowes Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya sepanjang 10 Km berkeliling Kota Rangkasbitung.

Rombongan gowes yang dipimpin Menpora Imam itu kemudian singgah dipemandian air panas Cipanas yang merupakan salah satu destinasi wisata di Cipanas, Kab. Lebak dengan menempuh jarak 40 Km dari start.

Secara mengejutkan, Menpora disambut ratusan anak sekolah dalam perjalanannya. Mereka mengerubungi Menteri termuda dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu untuk bersalaman maupun melakukan foto selfie.

Menteri Imam dan rombongan Kemenpora mengantar Tim GTPN hanya sampai dipemandian air panas, Kab. Lebak dan akan menyematkan medali kepada atlet sepeda di kota tujuan terakhir di hari kedua Etape 6 yakni di Pondok Indah, Jakarta, Minggu (06/08/2017) esok harinya, di mana wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, akan mengikuti GPB di etape Ibukota ini.

Dalam sambutannya sebelum bergowes, Menpora Imam mengaharapkan kehadiran Tim GTPN 2017 di Rangkasbitung, Kab. Lebak memberi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Lebak untuk berolahraga bersepeda selain menyehatkan juga ramah lingkungan dan dengan bersepeda kita bisa menemukan segala hal dalam perjalanan yang bisa bermanfaat.

Untuk itu, Menteri yang akrab disapa Cak Imam itu berinisiatif dan mencanangkan agar dalam satu bulan ada satu hari yang secara khusus mewajibkan bagi semua elemen masyarakat baik di tingkat eksekutif, legislatif, pelajar, guru dan masyarakat lainnya untuk memanfaatkan sepeda sebagai alat transportasi kemana saja dan selaras dengan keinginan Presiden Jokowi agar memasyarakatkan olahraga bersepeda dalam kehidupan sehari-hari.

"Sepeda sebagai alat transportasi yang murah, hemat, tidak berpolusi dan menyehatkan, saya berharap satu hari bersepeda nasional dimulai di Kabupaten Lebak ini," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menyerahkan secara simbolis tanah dan air yang diambil dari tanah Suku Baduy yang akan digabungkan dengan tanah dan air dari daerah-daerah lain yang disinggahi Tim GTPN 2017 selama touring dari Kota Sabang sampai terakhir di Kota Magelang, Jawa Tengah.

Hadirnya Menpora Imam di Kota Rangkasbitung, Kab. Lebak dikatakannya bukan lantaran pilih kasih namun rute Rangkasbitung merupakan rute terdekat dari Sumatera di Etape 5 menuju di Etape 6 ini.

Selain itu kedatangannya di Rangkasbitung karena Kabupaten Lebak memiliki potensi bibit atlet olahraga, potensi destinasi wisata dan budaya yang luar biasa untuk dikembangkan.

Hal yang senada pun dikatakan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya yang berharap agar potensi yang dimiliki Kab. Lebak menjadi perhatian dan mendapatkan dukungan dari Kemenpora seperti penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang dinilai saat ini masih terbatas di Kab. Lebak.

"Bersepeda sebagai salah satu bentuk upaya kita dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Lebak yang sehat dengan bersepeda maka kita sudah melakukan upaya pencegahan karena untuk hidup sehat lebih baik kita mencegahnya daripada mengobati," tutur Bupati, yang juga ikut hadir Setda Kab. Lebak, Kadispora Kab. Lebak dan jajaran Muspida lainnya di alun-Alun Kab. Lebak.

Rombongan Menpora dan Tim GTPN 2017 dan Pemkab. Lebak singgah di Pemandian Air Panas Tirta Lebak Buana untuk menikmati wisata air panas sekaligus rehat dan makan siang.


Selanjutnya Tim Gowes menyusuri rute Rangkasbitung - Tangsel sejauh 100 Km lagi melewati daerah Jasinga Kabupaten Bogor, Parung Panjang, Legok dan terakhir di Bumi Serpong Damai, Tangsel.(exe/ist)


0 Komentar