Kamis, 02 November 2017 19:04 WIB

Perguruan Tinggi Diimbau Dikelola Efesien

Editor : Eggi Paksha
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir, meminta agar perguruan tinggi dikelola secara efesien.

"Saat ini, perguruan tinggi mengadapi tantangan yang baru. Oleh karenanya pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dituntut meningkatkan kapasitasnya dalam pengelolaan agar mampu bersaing di dunia internasional," ujar Nasir di Jakarta, Kamis (02/11/2017).

Dia menjelaskan rektor atau direktur PTN harus tahu mengenai akademik, sumber daya dan keuangan, kemahasiswaan, penelitian, dan kesejahteraan pegawai.

Nasir berpesan kepada pemimpin PTN untuk menentukan skala prioritas dalam pengelolaan perguruan tinggi. "Kalau bisa, fakultas itu tidak terlalu banyak," pungkas Nasir.

Nasir berharap pemimpin PTN mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan PT. 

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi. 

Selain itu, Nasir juga berharap pemimpin PTN terus meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan PT dalam konteks konstruksi baru pendidikan tinggi Indonesia.

Namun, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Nasir mendorong pembukaan Program Studi (Prodi) kekinian yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Contohnya, dunia kerja antara lain membutuhkan banyak lulusan Prodi logistik, mekatronika, dan pemasaran ritel. 

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memungkinkan untuk kampus membuka prodi sesuai dengan perkembangan zaman. Ketika menyelesaikan studi, lulusan Prodi kekinian ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Kemenristekdikti, lanjut dia, telah memberikan kewenangan otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan PTN dengan harapan terjadi peningkatan mutu yang signifikan, sehingga PT memiliki peran nyata yang langsung dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peran pemimpin PTN menjadi sangat penting dalam konstruksi baru pendidikan tinggi yang mengedepankan otonomi dan penjaminan mutu.(ant)


0 Komentar