Sabtu, 02 Desember 2017 18:46 WIB

Munaslub Golkar Tak Ada Kaitannya dengan Praperadilan Setnov

Editor : Rajaman

JAKARTA, Tiggapilarnews.com - Direktur Eksekutif Emrus Corner, Emrus Sihombing menilai, Munaslub Golkar tak perlu menunggu proses hukum Setya Novanto. 

Penyataan Emrus menanggapi ucapan Aburizal Bakrie, yang menyebutkan bahwa Munaslub harus menunggu praperadilan Setnov sesuai rapat pleno. 

"Di tengah menggema akan dilakukan Munasalub Partai Golkar (PG), masih ada tokoh sangat senior di PG berpendapat bahwa penyelenggaraan munaslub setelah melihat hasil praperadilan. Pandangan tersebut bisa menimbulkan spekulasi makna bahwa seolah ada relasi sosiologis antara PG  dengan perilaku SN yang diduga terlibat tindak pidana korupsi kasus E-KTP," kata Emrus, Sabtu (2/12/2017). 

Karena itu, menurut Emrus, pernyataan Aburizal itu menyiratkan ada kepentingan tertentu. Sebab, lanjut dia, pesan komunikasi politik yang dilontarkan aktor politik sebenarnya menjelaskan posisi politiknya dalam suatu ‘pertarungan’ politik. Dengan kata lain, kata dia, pesan komunikasi politik sarat dengan muatan kepentingan politik. 

"Menurut saya, seharusnya Munaslub tidak boleh dikaitkan dengan hasil praperadilan SN," tandasnya. 

Seharusnya, terang Emrus, Munaslub dilihat sebagai kebutuhan memperbaiki citra PG yang elektabilitasnya makin terjun bebas. 

Selain itu, lanjut dia, dari aspek komunikasi pemasaran politik, Munaslub yang menghasilkan tim kepemimpinan baru merupakan titik awal yang sangat baik untuk me-rebranding partai. 

"Selain itu, dugaan SN terlibat kasus E-KTP sebagai tindakan personal, tidak ada kaitan dengan partai. Sejauh ini saya belum melihat  ada korelasi antara dugaan korupsi yang melibatkan nama SN dengan PG," ungkapnya.  

"Jadi, Munaslub gawenya PG, praperadilan urusan pribadi SN. Jika dikaitkan, PG yang rugi dari persepsi publik," pungkasnya.


0 Komentar