Selasa, 10 April 2018 13:18 WIB

Adian : Pertamina Harus Bertanggungjawab Atas Korban Tumpahan Minyak

Editor : Amri Syahputra

JAKARTA, Tigapilarnews.com _ Seorang anggota Komisi VII DPR yang mengawasi kebijakan lingkungan, energi, penelitian, dan teknologi telah mendesak perusahaan minyak dan gas milik negara Pertamina untuk bertanggungjawab penuh atas korban tumpahan minyak dan kebakaran di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Ini tidak bisa dinegosiasikan," kata anggota komisi Adian Napitupulu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengatakan pada kunjungan ke Balikpapan pada hari Senin.

Dia menambahkan bahwa tanggungjawab itu bisa berupa dana pendidikan untuk anak-anak korban sampai mereka lulus dari perguruan tinggi.

Lima nelayan tewas dalam kebakaran yang terjadi akibat tumpahan minyak di Teluk Balikpapan pada 31 Maret. Pertamina mengakui pekan lalu bahwa tumpahan itu berasal dari pipa minyak meledak di perusahaan itu. Salah satu nelayan yang terbunuh, Imam Nurokhim, 41, memiliki balita.

Minyak yang tumpah juga diduga membunuh hewan laut yang hidup di dalam dan di sekitar teluk. Penduduk di kecamatan Klandasan Ulu, sebuah tubuh lumba-lumba Irrawaddy ditemukan mati, lumba-lumba ini merupakan spesies yang terancam punah yang biasa ditemukan di mulut sungai Kalimantan.

Wakil ketua Komisi VII DPR Herman Khaeron dari Partai Demokrat, sementara itu, mendesak perusahaan dan pihak berwenang untuk sepenuhnya membersihkan tumpahan.


0 Komentar