Kamis, 15 November 2018 12:50 WIB

Persaingan JAPFA Chess Festival 2018 Dinilai Lebih Merata

Editor : Eggi Paksha
Medina Warda Aulia (kanan). (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Medina Warda Aulia harus puas bermain remis dengan Janelle Mae Frayna pada babak kedua Woman Grand Master (WGM) Duel Match 2018.

Keduanya bentrok dalam lanjutan JAPFA Chess Festival 2018 di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (14/11). Dalam duel babak kedua ini, Medina memegang bidak hitam. Sejak langkah 18, wanita kelahiran 7 Juli 1997 ini mampu mengimbangi serangan Janelle.

Hanya, pada akhirnya Medina harus memutuskan untuk remis. Meski gagal menang, gadis kelahiran Jakarta ini masih unggul dengan nilai 1,5 VP.

Sebab, dalam pertandingan sebelumnya, Medina berhasil mengalahkan pecatur Filipina tersebut. Itu terjadi pada pembukaan JAPFA Chess Festival 2018, Selasa (13/11). “Dalam pertandingan kedua ini, saya mencoba bermain aman. Saya berusaha menahan semua gempuran lawan,” kata Medina seusai pertandingan.

“Bahkan, ketika Janelle minta membagi angka setengah-setengah atau remis pun saya terima. Pertimbangannya saat itu, saya masih unggul dalam pengumpulan nilai.”

Keputusan untuk remis hingga mengumpulkan 1,5 Victory Point (VP) mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Utut Adianto. Sebab, Medina bisa bermain aman dengan tarik ulur.

Mengakhiri laga dengan remis secara tidak langsung, memberi angin Medina. Terutama untuk menggebrak pada babak ketiga. Itu diungkapkan Utut yang menyaksikan berbagai pecatur dalam JAPFA Chess Festival 2018. Termasuk, GM Susanto Megaranto yang dikalahkan Master Nasional (MN) Ricky Rismanto.

“Saya senang dengan perkembangan catur di Tanah Air yang kian begitu pesat. Persaingan pada JAPFA Chess Festival 2018 ini lebih merata. Pasalnya, dalam tahun-tahun sebelumnya hanya didominasi pecatur Sumatera Utara,  Jawa Barat,  dan DKI Jakarta,” Utut, menjelaskan.(exe/ist)


0 Komentar