Kamis, 28 Februari 2019 11:06 WIB

Sumbangan Dana Kampanye untuk Prabowo-Sandi dari Masyarakat Meningkat Signifikan

Editor : Yusuf Ibrahim
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Jumlah sumbangan masyarakat untuk dana kampanye Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus meningkat.

Berdasarkan catatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, sumbangan dari pihak lain per Februari 2019 mencapai Rp438.984.710. Sumbangan berasal dari perorangan dan masyarakat, termasuk komunitas.

Bendahara Umum BPN Prabowo-Sandi, Thomas Djiwandono mengatakan, sumbangan dana kampanye untuk Prabowo-Sandi dari masyarakat dan komunitas meningkat signifikan pada Februari ini.

"Sumbangan pihak lain perorangan Rp183.465.800, sementara sumbangan pihak lain kelompok (komunitas) Rp255.518.910. Angka ini besar sekali peningkatannya dan ini saya rasa sangat terkait dan terkoordinasi dengan kegiatan-kegiatan pasangan calon di lapangan," tutur Thomas, Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Sementara itu secara total, dana kampanye Prabowo-Sandi per Februari 2019 mencapai Rp134 miliar dan sudah digunakan Rp116,8 miliar. Dari total penerimaan dana kampanye itu, Rp95,4 miliar dari Sandiaga Uno, dan Prabowo Subianto Rp36,4 miliar.

Dari Rp134 miliar dana terkumpul, saat ini sudah terpakai Rp116,8 miliar. Sedangkan pengeluaran itu digunakan untuk pengeluaran kegiatan operasional Rp114 miliar dan modal Rp2,5 miliar

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam perjuangan Prabowo-Sandi semakin besar. 

Sandi melanjutkan, gejala tersebut terlihat di setiap titik kunjungan yang dia datangi. "Di Sukoharjo, Tegal, Brebes ada seorang anak muda yang memberikan sumbangan dari hasil tabungannya. Belum lagi di Madiun, di Palangkaraya. Sumbangan masyarakat tidak hanya berbentuk uang tapi juga urunan untuk membiayai kegiatan bersama pasangan calon, untuk sewa tenda, sewa panggung sederhana, tentunya semua butuh biaya," tutur Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini melanjutkan, pihaknya juga mengumumkan 10 besar nama penyumbang terbanyak baik dari perorangan atau kelompok sebagai bentuk pertanggunjawaban.
Berikut daftar penyumbang tersebut.(ist)


0 Komentar