Selasa, 02 April 2019 11:53 WIB

Begini Respon KPU Tanggapi Tudingan Rizieq Shihab

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi surat suara. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, menyebut ada beberapa Ketua TPS di Arab Saudi mengaku dihubungi elite parpol pengusung capres Jokowi dan diiming-imingi uang untuk mencoblos surat suara bergambar pasangan calon 01. 

Menanggapi tudingan tersebut, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengaku lembaganya tidak paham apa yang disampaikan Habib Rizieq. Ia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Habib Rizieq.

"KPU tidak berkomentar untuk informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya," ujar Wahyu di Kantor KPU, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Wahyu menjelaskan, sebenarnya keberadaan TPS, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, berada di ruang terbuka yang memungkinkan partisipasi masyarakat bisa mengawasi.

Karenanya, ia berharap semua pihak jangan pernah berpikir TPS nanti berada di wilayah yang gelap, tidak bisa diakses oleh masyarakat. TPS itu dibuat dalam suasana yang terbuka yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses. 

Selain itu, kata Wahyu, lembaganya juga membuka partisipasi masyarakat untuk aktif mengawasi. Di samping itu, KPU juga meminta kepada peserta pemilu untuk menghadirkan sanksi mandat di setiap TPS masing-masing.

Menurut Wahyu, informasi mengenai petugas TPS telah diiming-imingi uang, tidak perlu. Ia khawatir hal tersebut hanya akan menimbulkan kecurigaan terhadap penyelenggara pemilu. 

Lebih dari itu, KPU hanya meminta semua saksi yang ditugaskan untuk mengawasi dengan benar. Sehingga pemilu bisa berlangsung jujur dan adil. 

"Terkait dengan peserta pemilu, salah satu bentuk partisipasinya adalah mengirimkan saksinya di setiap TPS. Dengan seperti itu maka isu pemilu yang tidak jujur, tidak transparan itu bisa kita kawal bersama-sama," pungkasnya. 

Dalam sebuah rekaman video yang ditayangkan Front TV, Habib Rizieq menuding sejumlah ketua TPS yang ada di Arab Saudi dihubungi elite parpol serta mengiming-imingi sejumlah uang. Para ketua TPS diminta agar surat suara tercoblos pada nama Jokowi. Rizieq mengaku mendapatkan informasi tersebut dari sumber.(ist)


0 Komentar