Rabu, 15 Januari 2020 16:21 WIB

Tanggapan KPK Terkait Sekjen PDIP akan Ditangkap

Editor : Eggi Paksha
Ketua KPK, Firli Bahuri. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, enggan mengomentari isu penyidik KPK berusaha menangkap Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

"He..he..he. Enggak, saya tidak ada konfirmasi itu. Tidak ada konfirmasi itu yah," kata Firli Bahuri usai pertemuan dengan pimpinan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Sekadar diketahui, sebelumnya dikabarkan bahwa penyelidik KPK sempat berusaha menangkap Hasto Kristiyanto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa itu setelah KPK menangkap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Namun, di PTIK penyelidik KPK malah dikabarkan dites urine di sana. Adapun terkait kasus jual beli Pergantian Antar Waktu (PAW), KPK telah menetapkan tersangka sejumlah orang. 

Mereka adalah komisioner KPU Wahyu Setiawan, beserta orang kepercayaannya, Agustiani Tio Fridelina. Wahyu dan Agustina sebagai penerima suap. Sedangkan pemberi suap adalah calon anggota legislatif (Caleg) dari PDIP Harun Masiku, dan Saeful, swasta. Adapun Harun Masiku masih buron.(ist)


0 Komentar