Selasa, 07 Juli 2020 17:57 WIB

Liga PB Djarum 2020 Jadi Momentum Jaga dan Tingkatkan Kualitas Atlet Muda

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), PB Djarum menyelenggarakan Liga PB Djarum 2020 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, 6-11 Juli ini.

Turnamen ini digelar agar para pebulu tangkis muda bisa menjaga stamina hingga pertandingan kembali bergulir. Saat ini, Covid-19 yang melanda Indonesia membuat berbagai turnamen bulu tangkis nasional dan internasional dihentikan sementara waktu. Minimnya kompetisi dan jam terbang di turnamen dikhawatirkan berdampak pada performa atlet.

PBSI bahkan menggelar turnamen internal untuk memastikan atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Cipayung kondisinya terjaga. Uniknya, seluruh pebulu tangkis ganda bermain dengan pasangan berbeda.

Rupanya, langkah ini juga diikuti PB Djarum. Tim asal Kudus ini juga menyiasati kekosongan turnamen dengan menggelar kejuaraan internal.

Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengungkapkan, Liga PB Djarum 2020 merupakan momentum untuk menjaga dan meningkatkan kualitas atlet muda PB Djarum. Di samping itu, Liga PB Djarum 2020 juga bertujuan agar para atlet tetap memiliki jiwa kompetitif selama masa pandemi.

“Kekosongan turnamen nasional dan internasional merupakan kesempatan bagi PB Djarum untuk kembali mengukur kemampuan atlet muda yang kami miliki. Di samping itu, kejuaraan yang bersifat internal ini juga untuk menemukan lebih banyak pebulu tangkis muda PB Djarum yang berkualitas dan kelak akan membela Indonesia di ajang kejuaraan bulu tangkis dunia,” ungkap Yoppy.

Yoppy, yang juga Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, sangat yakin Liga PB Djarum akan berdampak positif untuk atlet. Apalagi, ada lebih dari 100 atlet muda PB Djarum dari kelompok pemula, remaja, serta taruna dan dewasa, baik di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri serta ganda campuran.

“Untuk meningkatkan suasana kompetisi, atlet yang memiliki performa tinggi di kelompok usianya akan kami masukkan di kelompok usia yang lebih tinggi. Begitu pula dengan pasangan ganda yang sudah kuat akan kami carikan partner baru agar mereka lebih adaptif dengan siapa pun tandemnya di atas lapangan,” ucap Yoppy.

Liga ini digelar dengan format setengah kompetisi yang mempertemukan setiap atlet satu sama lain demi meraih titel juara. Mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah selama pandemi Covid-19, Liga PB Djarum 2020 digelar tanpa penonton dan juga menerapkan physical distancing selama pertandingan.

Turnamen ini memperebutkan hadiah berupa deposito dengan total lebih dari Rp105 juta untuk 17 kategori yang dipertandingkan. Tidak hanya itu, PB Djarum juga akan memberikan hadiah tambahan kepada pebulu tangkis terbaik putra maupun putri berupa lemari es dua pintu.

“Pebulu tangkis putra dan putri terbaik dalam Liga PB Djarum akan dipilih oleh dewan pelatih tunggal dan pelatih ganda, namun di bawah komando head coach Fung Permadi,” ujar Yoppy. 

Meski diadakan untuk menjaga daya kompetitif di masa pandemi, Yoppy yakin Liga PB Djarum 2020 akan memberi dampak positif bagi perkembangan kualitas atlet muda PB Djarum di masa mendatang.

“Dengan adanya Liga PB Djarum, para atlet akan mendapat atmosfer bertanding dari hasil latihan selama empat bulan terakhir. Jika Liga PB Djarum ini bermanfaat bagi atlet, tahun depan bisa kami adakan lagi,” ungkapnya.(ist)


0 Komentar