Kamis, 06 Agustus 2020 14:54 WIB

Tyson Pertontonkan Kesempurnaan Otot Jelang Duel dengan Roy Jones

Editor : Eggi Paksha
Mike Tyson (kiri) dengan Roy Jones Jr. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Mike Tyson mempertontonkan kesempurnaan tubuhnya jelang duel ekshibisi delapan ronde versus Roy Jones Jr di Los Angeles, California, 12 September 2020.

Tyson, 54 tahun, muncul dalam bentuk menakutkan dengan otot-otot menonjol di kakinya saat berlatih. Tyson -juara kelas berat termuda sepanjang masa- telah berada di gym sejak Maret 2019. Dia bekerja bersama dengan pelatih MMA Rafael Cordeiro. Pada Mei lalu, Cordeiro, juara dunia tiga kali Muay Thai ini menyebut kekuatan luar biasa.

Menurut Cordeiro, pemilik Chute Boxe Academy di Curitaba, Brasil, saat melihat Tyson latihan, dia seperti menyaksikan seorang pria dengan kecepatan yang sama dengan pria yang berusia 21 atau 22 tahun.

Kini, melalui akun instagram (@kingsmma_hb), Cordeiro mengunggah foto Mike Tyson bersamanya di tempat latihan. Terlihat tubuh Tyson dalam bentuk sensasional.
Salah seorang fans mengomentari unggahan itu. "@miketyson adalah legenda. Tetaplah hebat." Sedangkan yang lain, menulis: "Dia terlihat besar." 

Tyson belum bertarung sejak 2005, pasca pensiun setelah kalah dari Kevin McBride. Tetapi, tahun ini dia akan comeback, dan Komisi Atletik Negara Bagian California (CSAC), telah menyetujui pertarungannya melawan Jones Jr, 51 tahun.

CSAC mendesak kedua petinju untuk menahan diri dari pertarungan brutal berujung KO. Tetapi. Jones Jr, yang mencoba melawan Tyson pada tahun 2003, paham CSAC "tidak bisa mengendalikan" naluri berkelahi Tyson. 


"Andy Foster (Direktur Ekskeutif CSAC) tidak bisa mengendalikan Mike begitu Mike masuk ke ring. Saya harus membela diri seperti dalam pertarungan nyata," kata Jones yang terakhir kali bertarung pada awal 2018 kepada Yahoo Sports.

Sementara Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC) Mauricio Sulaiman mencemaskan pertarungan Tyson dan Jones Jr. Sulaiman mohon kedua petarung menggunakan pelindung kepala dan sarung tinju ukuran besar demi keselamatan keduanya.

Sulaiman ingin ada lebih banyak protokol keselamatan saat keduanya bertarung, mengingat usia. Selain menggunakan pelindung kepala, kedua petinju diharapkan mengenakan sarung tinju ukuran 16 atau 18 ons. Sebelumnya, Tyson dan Jones Jr sepakat tidak akan mengenakan pelindung kepala dan menggunakan sarung tinju 12 ons.

“Kontes dijadwalkan Sabtu, 12 September, di Los Angeles, California, pertarungan delapan putaran, tanpa pelindung kepala, dan memakai sarung tangan 12 ons,” kata Sulaiman di lansir boxingscene.com.

“Ini poin yang membuat saya khawatir. Baik Tyson dan Jones Jr harus memakai tutup kepala yang biasa digunakan petinju dalam sparring. Mereka juga harus mengenakan sarung tangan 16, atau bahkan 18 ons."

“Acara ini adalah acara amal yang sangat dihargai dan hanya upaya memberikan hiburan kepada para penggemar olahraga tinju."

“Itulah sebabnya World Boxing Council sepenuhnya mendukung realisasi itu. Tetapi saya ulangi, keselamatan para petarung tidak dapat diabaikan."

Sulaiman menambahkan, tidak ada yang benar-benar ingin melihat Tyson atau Jones Jr terluka parah, karena walau bagaimanpun, tinju adalah olahraga darah.
Sulaiman berharap Komisi Atletik Negara Bagian California mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi para petinju.

"Saya yakin bahwa Komisi Atletik Negara Bagian California memenuhi setiap ketentuan untuk memastikan keselamatan mereka sebelum dan selama acara."

Soal pertarungan, Sulaiman mengatakan media sosial dan media olahraga telah meledak dengan berita Mike Tyson kembali ke ring. “Terlepas dari sekadar ekshibisi, berita itu telah menyebar ke seluruh dunia dan ada minat besar untuk melihat acara ini."

"Tyson akan menghadapi Roy Jones Jr, yang dianggap selama beberapa tahun sebagai petinju terbaik di planet ini. Ini karena kemampuannya yang hebat, kecepatan tangan, kekuatan tinju, dan dominasi keseluruhan di atas ring.”(ren)


0 Komentar