Selasa, 01 September 2020 19:24 WIB

Teten Terus Dorong UMKM Melek Digital dan Naik Kualitas

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi digitalisasi UMKM. Hal ini diharuskan dipercepat, karena untuk memulihkan ekonomi Indonesia. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnewscom- SMESCO Indonesia bersama dengan Blibli hari ini meluncurkan Program Kakak Asuh untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

Program ini juga turut didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). "Sebagai upaya digitalisasi UMKM, saya rasa program ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM yang belum melek digital. Ini juga wujud kemitraan antara usaha besar dengan usaha kecil yang bisa mendorong UMKM tumbuh besar," ujar MenKop UKM Teten Masduki dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (31/8/2020). 


Dia menyampaikan, digitalisasi UMKM ini harus dipercepat, karena untuk memulihkan ekonomi Indonesia, peran UMKM sangatlah besar. Makanya, Teten menyambut baik diluncurkannya program ini. Dia berharap agar kemitraan ini tidak dipandang secara negatif.

"Sejak pandemi, sudah ada perubahan perilaku konsumen, yang kemudian menyebabkan transaksi ecommerce meningkat tajam. 97% wilayah Indonesia kan sudah bisa dilayani lewat ranah digital. Ini akan membuka akses pasar yang lebih luas untuk UMKM," ungkapnya.

Selain membantu UMKM melek digital, Teten berharap program ini dapat membantu UMKM menaikkan standar, kualitas, dan kapasitas marketing mereka.

"Juga manajemen layanan online yang perlu ketepatan dan kecepatan juga penting. Soal ini lebih baik kerja sama dengan teman-teman platform e-commerce, sehingga ekosistemnya bisa lebih terhubung," terang Teten.

Dia juga melihat adanya potensi besar dari anak-anak muda yang memulai usahanya sendiri. Banyak anak muda yang sudah mulai berusaha dengan latar belakang, skill, produk, dan relasi yang bagus. 

"Itu menjadi kesempatan bagi mereka untuk menjadi the future SMEs. Menjadi usaha kecil yang bisa bersaing dengan siapa saja, dan mereka nantinya bisa masuk ke pasar global," pungkas Teten.(ist)


0 Komentar