Selasa, 08 September 2020 14:31 WIB

Krisis Corona di India Memburuk

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Kasus infeksi virus corona di India semakin memburuk dan memicu kekhawatiran banyak pihak mengenai kesiap-siagaan para petugas medis.

Kasus corona di India melonjak melewati 4,2 juta kemarin sehingga mengambil alih posisi Brasil sebagai negara dengan jumlah kasus tertinggi kedua di dunia. Dengan 4.204.613 kasus infeksi virus corona, India memiliki hampir 70.000 kasus Covid-19 lebih banyak dibandingkan Brasil. India dengan rekor kasus harian Covid-19 sebanyak 90.802 kasus juga memiliki beban kasus virus korona yang tumbuh paling cepat. 

Sementara Amerika Serikat, dengan lebih dari enam juta kasus, tetap menjadi negara yang paling parah terkena dampak wabah corona. Namun demikian, tingkat kematian akibat corona di India sejauh ini relatif rendah, tetapi negara itu telah mencatat lebih dari 1.000 kematian per hari dalam lima hari terakhir. Kementerian kesehatan India mengatakan 1.016 orang meninggal karena COVID-19, sehingga total kematian menjadi 71.642 kasus.

Para pakar mengungkapkan, belum ada tanda-tanda puncak kasus corona di India, baik di New Delhi atau pun Mumbai. Apalagi, banyak kawasan di India yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Tantangan semakin berat saat ini,” kata Rajib Dasgupta, pakar kesehatan dari Universitas Jawaharlal Nehru, kepada Reuters. “Kasus korona di kawasan kota menunjukkan penurunan, justru di pedesaan yang terus menurun,” paparnya.

India mengungkapkan, kenaikan jumlah kasus merefleksikan efektivitas tes corona. India telah melakukan pengujian sebanyak 10 juta orang setiap harinya. Selain itu, jumlah pasien yang sembuh juga menunjukkan kenaikan. Tingkat pelacakan dan perawatan pasien juga bekerja dengan baik. New Delhi mengklaim, situasi saat ini sudah bisa dikendalikan.(ist)


0 Komentar