Kamis, 17 September 2020 11:05 WIB

Perekonomian Global Masih Rentan dan Penuh Ketidakpastian, Sri Mulyani Sadari Pemulihan Ekonomi Masih Terlalu Awal

Editor : Eggi Paksha
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyadari pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 masih terlalu awal.

Apalagi, kondisi perekonomian secara global masih rentan dan penuh ketidakpastian akibat wabah virus asal Wuhan tersebut. "Ini masih sangat dini dan terlalu rentan bagi kita melihat pemulihan ekonomi," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam video yang diunggah LPS, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, jika pemerintah sudah mendapatkan harapan akan mendapatkan vaksin di akhir tahun, itu semua belum cukup untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, vaksin sendiri membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama bagi banyak negara. "Because covid masih di sini bersama kita, meskipun banyak hope dan diskusi mengenai vaksin, tapi ini membutuhkan waktu lebih lama bagi banyak negara," bebernya.


Sambung mantan Direktur Bank Dunia itu menambahkan, kontraksi ekonomi Indonesia bukan berarti situasi menjadi buruk, karena Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

"Indonesia masih dealing dengan ketidakpastian ini, meskipun jika dibandingkan negara-negara lain kontraksi ekonomi kita di kuartal II 5,3% lebih mild dari negara lain yang kontraksinya lebih dalam," tandasnya.(yor)


0 Komentar