Rabu, 07 Oktober 2020 10:53 WIB

Pesaing Tuding Trump Tinggalkan Rakyat AS di Tengah Pandemi

Editor : Eggi Paksha
Joe Biden. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang masih dirawat untuk Covid-19 tiba-tiba menghentikan perundingan dengan Partai Demokrat untuk paket bantuan ekonomi.

Tindakan ini memicu kritik dari kandidat presiden AS dari Demokrat, Joe Biden yang menganggap Trump meninggalkan rakyat AS di tengah pandemi.

Tweet Trump yang menghentikan perundingan itu mengguncang Wall Street, membuat saham-saham turun hingga 2% dari sesi perdagangan tinggi dan merusak salah satu metrik yang dijadikan tanda kesuksesan Trump.

Bersama Biden, anggota Kongres Demokrat dan beberapa tokoh Partai Republik mengecam Trump. Menurut mereka, bantuan diperlukan untuk jutaan warga yang kehilangan pekerjaan di masa krisis corona yang membuat AS mencatat kematian dan kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

“Presiden memalingkan punggungnya pada kalian,” tweet Biden.

Trump, 74, kembali ke Gedung Putih pada Senin setelah tiga malam di rumah sakit untuk dirawat karena Covid-19. Dokternya menyatakan Trump tak menunjukkan gejala Covid-19 dan dalam kondisi “ekstrem baik”.

Namun penyakit itu masih menyebar di antara para ajudan Trump, dengan penasehat kebijakan senior Gedung Putih Stephen Miller mengaku dites positif Covid-19 pada Selasa (6/10).

Para pemimpin militer juga diisolasi setelah Penjaga Pantai Nomor 2 dites positif Covid-19.

Para pejabat menyatakan Trump bekerja dari ruang kantor sementara di Gedung Putih dan bukannya di Ruang Oval. Hanya beberapa staf senior yang diberi akses bertemu langsung dengan Trump, tepat empat pekan sebelum pemilu AS.

Dalam pengumuman kebijakan besar pertama sejak keluar rumah sakit, Trump menghentikan perundingan dengan anggota parlemen Demokrat tentang legislasi bantuan virus corona hingga setelah pemilu.

“Saya telah perintahkan perwakilan saya menghentikan negosiasi hingga setelah pemilu saat, segera setelah saya menang, kami akan mengajukan rancangan legislasi Stimulus besar yang fokus pada para pekerja keras AS dan bisnis kecil,” tweet Trump.

Dukungan untuk Biden bertambah sekitar 4% poin sejak pertengahan September, menurut survei Reuters/Ipsos dari Jumat hingga Selasa, dengan 52% pemilih mendukung Biden dibandingkan 40% untuk Trump.

Berbicara di lokasi Perang Sipil AS Gettysburg, Pennsylvania, Biden menyatakan AS mengalami “peperang total partisan yang tak habis-habis” tanpa menyebut nama Trump.

“Memakai masker bukan pernyataan politik. Ini rekomendasi saintifik,” kata Biden, menyinggung keengganan Trump memakai masker bahkan setelah sakit Covid-19. Saat kembali ke Gedung Putih, Trump melepas maskernya untuk berfoto.(yor)


0 Komentar