Kamis, 22 Oktober 2020 12:17 WIB

Honda Akui Lebih dari 50 Persen Penjualan Dilakukan Online

Editor : Eggi Paksha
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pasar otomotif Indonesia masih terdampak dari pembatasan aktivitas konsumen serta tekanan ekonomi akibat pandemi.

Namun, di akhir kuartal ketiga 2020, penjualan Honda menunjukkan tren positif dengan angka retail yang terus meningkat selama 4 bulan terakhir. Salah satunya, karena penjualan online.

"Penjualan Honda baru 51 persen dibanding tahun lalu atau mengalami penurunan sebesar 49 persen. Namun, berlahan tapi pasti penjualan kami berangsur naik," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy.

Billy tidak menampik bahwa perubahan pemasaran digital yang dilakukan PT HPM sejak awal tahun berdampak besar pada penjualan. Bahkan, lebih dari 50 persen penjualan Honda hingga September 2020 menurut Billy adalah secara online. ”Kami terus beradaptasi dengan behaviour konsumen untuk memasarkan produk,” ujar Billy.

Untuk penjualan misalnya, Honda sudah mengoptimalkan platform daring yang ada di dealer mereka. Juga, menggandeng marketplace seperti Blibli.com. Adapun untuk digital marketing, Honda memiliki program seperti Brio Virtual Drift Challenge yang aplikasinya telah diunduh 54 ribu kali.

Sementara seri pertama kompetisi yang dihelat telah diikuti 3.600 peserta. Lalu, ada Brio Virtual Modification #3 yang diikuti lebih dari 600 perserta.

"Honda Brio sangat diminati untuk first time buyer, yang mencapai 60-70 persen. Kontribusinya pada September silam mencapai 62 persen. Sempat juga menjadi model dengan penjualan tertinggi di Indonesia. Nah, kekuatan Brio yang terus kita gaungkan. Misalnya performa bagus, kabin lega, serta perawatan mudah dan hemat BBM," ujar Billy.

Dan yang terbaru adalah kampanye Sehat bersama Honda untuk konsumen agar mendapat harga spesial untuk perawatan mobil mereka. Program tersebut berlaku selama 18 Agustus – 30 November 2020 khusus untuk pelanggan yang melakukan booking service terlebih dahulu melalui aplikasi E-care yang diunduh di Playstore.

Hingga akhir tahun, fokus Honda adalah mempertahankan market share sambil terus mengikuti perkembangan terkini. "Kami memonitor pergerakan pasar dan menciptakan program sesuai pasar," bebernya.

Gaikindo sendiri memasang target penjualan mobil selama 2020 di angka 600 ribu unit. Adapun baru tercapai 407 ribu unit. "Target market share Honda di angka 14,4 persen sampai akhir tahun," ujar Billy.

Ketika kompetitor terus merilis produk, dan model baru seperti Honda City sudah dirilis di Malaysia, Billy mengaku terus mempelajari kebutuhan konsumen. "Penyegaran produk memang efektif meningkatkan penjualan. Tapi, sekarang kondisi pasar belum stabil. Jadi kita masih akan pelajari terus," ujarnya.(mir)


0 Komentar