Rabu, 06 Januari 2021 12:29 WIB

Pacquiao Tawarkan Uang Tunai pada Penangkap Pembunuh Pramugari Cantik yang Diduga Jadi Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan

Editor : Eggi Paksha
Christine Angelica Dacera. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Terungkapnya pramugari cantik tewas di bak mandi hotel membuat marah legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao.

Dia menawarkan hadiah uang tunai kepada siapapun untuk menangkap pembunuh pramugari cantik tewas yang diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Pramugari cantik tewas di bak mandi hotel dilaporkan adalah teman dekat keluarga dari legenda tinju Filipina tersebut. Christine Angelica Dacera ditemukan tewas di bak mandi hotel mewah di Filipina setelah pesta Malam Tahun Baru.

Pacquiao yang merupakan senator Filipina terpilih, menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia menawarkan lebih dari £ 7.500 untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan keji tersebut. Dan dia juga mengungkapkan bahwa dia pernah bertemu Christine sebelumnya karena dia mengenal keluarganya secara pribadi.

Pacquiao, 42, mengatakan kepada stasiun radio DZRH melalui The Inquirer: "Saya akan memberikan 500.000 peso kepada mereka yang menangkap tersangka."

Dacera menginap di City Garden Hotel bintang empat di kota Makati, Manila untuk merayakan tahun baru bersama teman-temannya.

Wanita berusia 23 tahun itu bersama beberapa rekannya di pesta itu dan salah satu dari mereka, Rommel Galida, bangun sekitar pukul 10 pagi dan melihatnya tertidur di kamar mandi.

Galida mengatakan dia menutupi pramugari Filipina dengan selimut sebelum kembali tidur. Ketika dia bangun beberapa jam kemudian, dia menemukannya tidak sadarkan diri dan mulai membiru. Pramugari Philippines Airlines diberi CPR oleh sesama awak kabin tetapi tidak ada respons.

Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit Makati oleh tiga teman dan staf hotel, tetapi dokter menyatakan pramugari tersebut meninggal pada saat kedatangan. Rumah sakit memberi tahu pihak berwenang tentang kematiannya pada pukul 5 sore pada 1 Januari, kepala kolonel Harold Depositar mengatakan kepada outlet media lokal Pilipino Star Ngayon.

Penyelidik sedang menunggu otopsi tetapi memastikan bahwa tubuh wanita muda itu mengalami memar dan luka termasuk di paha dan lututnya. Petugas menemukan bahwa sekitar 10 orang menghadiri pesta pribadi di salah satu kamar yang disewa kelompok itu, menurut laporan.

Salah satu teori yang dilaporkan diselidiki polisi adalah bahwa dia mungkin telah diperkosa atau diperkosa beramai-ramai. Polisi juga menunggu laporan toksikologi untuk mengetahui apakah dia menggunakan narkoba atau alkohol.(mir)


0 Komentar