Senin, 14 Februari 2022 13:33 WIB

Lembaga Pembiayaan Diminta Proaktif Layani Pelaku UMKM dengan Berbagai Skema Kredit

Editor : Yusuf Ibrahim
Pelaku UMKM. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong perluasan layanan lembaga pembiayaan dan industri keuangan agar lebih proaktif melayani usaha ultra mikro, mikro dan kecil (UMK) dengan berbagai skema kredit.

Khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga, pelaku usaha khususnya ultra mikro, mikro dan kecil tidak mengakses pinjaman uang kepada rentenir.

Menurut Khofifah, meminjam uang pada rentenir memiliki resiko tinggi, mengingat bunga pinjamannya bunga berbunga. Termasuk jangan sampai terjebak pada pinjol ilegal. "Hindari rentenir atau bank titil, hindari pinjol ilegal. Bukannya bikin usaha semakin berkembang, malah bisa bikin miskin karena bisa terjerat hutang, bunga berbunga," ungkap Khofifah saat menyerahkan Zakat Produktif untuk stimulus modal usaha bagi para pelaku usaha ultra mikro dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim di Surabaya, Minggu (13/2/2022).

Sebagai gantinya Khofifah mengajak para pelaku usaha untuk mengajukan pinjaman ke perbankan atau lembaga resmi yang langsung berhubungan dengan pemerintah. "Maka, akses perluasan layanan perbankan harus makin mendekatkan diri kepada pelaku usaha yang potensial terjerat rente. Yaitu ultra mikro dan mikro," ujarnya.

Sementara itu, dalam acara penyaluran zakat produktif, sedikitnya 150 orang pelaku usaha ultra mikro menerima zakat produktif masing- masing Rp500.000 dari Baznas Jatim yang diserahkan Khofifah. Khofifah juga memberikan bantuan sembako kepada para lansia dan para dhuafa.

Khofifah berharap bantuan tersebut dapat menjadi bantalan ekonomi sehingga mampu menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat. Bantuan Zakat Produktif ini, kata dia, juga menjadi upaya Pemprov Jatim bersama semua pihak untuk menghindarkan masyarakat dari bahaya rentenir.

"Saya berharap, ibu-bapak yang hadir disini secara bertahap dapat terjaga ekonominya dan terpenting tidak lagi meminjam ke rentenir yang terkenal memiliki bunga berbunga yang bisa menjerat ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Ketua Baznas Jatim Dr. KH. Roziki mengatakan, penyerahan Zakat Produktif ini adalah upaya yang diinisiasi Gubernur Khofifah dalam mensejahterakan masyarakatnya. "Kami berharap, program program seperti ini bisa terus diberikan dan dirasakan oleh masyarakat Jatim," katanya.(kah)


0 Komentar