Kamis, 21 April 2022 21:15 WIB

Menag Yaqut: Pendistribusian Kuota Haji untuk Setiap Provinsi akan Diumumkan Minggu Ini

Editor : Yusuf Ibrahim
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menyebut pendistribusian kuota haji untuk setiap daerah provinsi akan diumumkan minggu ini.

Diketahui, Indonesia mendapatkan kuota haji 1443 H/2022 M sebesar 100.051 jamaah. "Ya secepatnya, sekarang (kuota daerah) lagi dilakukan proses untuk melakukan cut off itu harus dicek umurnya, kesehatannya, dan seterusnya. Dan itu butuh waktu ya mudah-mudahan minggu ini sudah bisa kita umumkan," kata Yaqut di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022).

Yaqut mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan melakukan cut off atau memotong jumlah jamaah haji yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020 M berdasarkan batasan umur di bawah 65 tahun.

Menurutnya hal ini dilakukan karena kebijakan penyelenggaraan haji 1443/2022 ditetapkan Pemerintah Arab Saudi hanya dapat diikuti oleh jamaah yang berumur di bawah 65 tahun. Selain juga dilakukan Kemenag untuk menyesuaikan jumlah calhaj yang tertunda dengan kuota haji pemberian pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia sebanyak 100.051 jamaah.

Karena secara umum jika mengacu pada kuota haji 2020, kuota haji Indonesia di tiap daerah berkurang 50%, di mana tahun lalu sebanyak 221.000 jamaah. "Karena kuotanya 50% dari kuota normal, artinya ada konsekuensi bahwa kita harus melaksanakan cut off,"kata Menag di kantor PBNU, Jakarta.

Setelah melakukan cut off, kata Menag, baru pemerintah dapat membagi kuota haji ke masing-masing provinsi di Indonesia. Kemudian cut off sendiri, kata Gus Yaqut juga akan memprioritaskan jemaah lunas Biaya Persiapan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020 M.

"Oleh karena itu daftar antrean yang kemarin batal berangkat 2020, 2021 itu nanti akan diprioritaskan terlebih dahulu. Tapi juga tentu dengan pengurangan sesuai dengan jumlah kuota. Kita sedang siapkan itu,"ujar dia.

Lalu terkait persiapan teknis pelaksanaan ibadah haji 1443 H/2022 M, lanjutnya tengah dipersiapkan hingga saat ini. Bahkan Menag menginstruksikan jajaranya untuk tidak ambil cuti mudik demi mempersiapkan haji tahun ini.

"Persiapan-persiapan teknis kami sedang dan terus lakukan jadi saya sudah instruksikan seluruh jajaran supaya tidak ikut cuti mudik. Harus semua stand by mempersiapkan persiapan keberangkatan jemaah haji di Indonesia," ujarnya.(mir)


0 Komentar