Kamis, 25 Januari 2024 15:47 WIB

Indonesia Impor Batu Bara 3,4 Juta Ton dari Rusia

Editor : Yusuf Ibrahim
Ilustrasi. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Ekspor batu bara Rusia ke negara-negara di Asia Tenggara melonjak tahun lalu setelah pasokan ke Uni Eropa terhenti di tengah sanksi Barat terhadap Moskow.

Hal itu dilaporkan harian bisnis Vedomosti mengutip data dari perusahaan analisis energi Kpler. Pengiriman batu bara Rusia ke Asia Tenggara, tidak termasuk China, melonjak 47% pada tahun 2023 dan mencapai 13,1 juta ton, kata media tersebut.

Melansir Russia Today, negara-negara yang meningkatkan impor batubara Rusia termasuk Sri Lanka, yang meningkatkan pembelian sebanyak 4,5 kali lipat menjadi 1,6 juta ton.

Vietnam meningkatkan impor hampir dua kali lipat menjadi 3,9 juta ton, Malaysia sebesar 18% menjadi 3,8 juta ton, dan Indonesia 1,7 kali lipat menjadi 3,4 juta ton. Pengiriman ke Myanmar meningkat 10%, mencapai 41.000 ton tahun lalu, sementara Bangladesh membeli 48.000 ton batubara dari Rusia, data menunjukkan.

Sementara, Beijing, yang saat ini merupakan mitra dagang terbesar Moskow di Asia, telah mengimpor 40% dari seluruh ekspor batu bara Rusia sejak tahun 2022, diikuti oleh India 20% dan Korea Selatan 13%. Menurut data Bea Cukai China, impor batu bara pada Desember mencapai rekor tertinggi 47,3 juta ton setelah volume tertinggi ketiga yang terlihat pada bulan November, mengirimkan total impor pada tahun 2023 ke level tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan perkiraan awal Kpler, ekspor batu bara Rusia ke China mencapai 104 juta ton tahun lalu, mewakili peningkatan hampir 43% dari tahun ke tahun karena kedua negara memperdalam kerja sama energi. Peningkatan ekspor batu bara Rusia ke pasar Asia terjadi karena Moskow telah mengalihkan aliran perdagangannya setelah larangan impor Uni Eropa terhadap batu bara negara itu yang diberlakukan pada Desember 2022.(mir)


0 Komentar