Kamis, 07 April 2016 14:41 WIB

Dua Penerjun Payung TNI AU Tewas

Editor : Hendrik Simorangkir
Laporan: Muchammad Syahputra

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Dua penerjun payung TNI Angkatan Udara (AU), Kopda Beni dan Pratu Supranoto, dinyatakan tewas setelah mengalami kecelakaan saat latihan atraksi di udara jelang HUT TNI AU ke 70 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), Kamis (7/4/2016) siang.

Keduanya sempat dilarikan ke Rumah Sakit RS TNI AU Halim Perdanakusuma untuk diberikan pertolongan. Namun, nyawa keduanya tidak dapat tertolong.

Marsekal Pertama Dwi Badarmanto selaku Kepala Dinas Penerangan TNI AU, membenarkan insiden jatuhnya kedua orang penerjun saat menggelar latihan. Keduanya merupakan tim dari terjun payung Paskhas TNI AU.

"Iya betul ada insiden kecelakaan terjun payung dalam latihan bersama ratusan penerjun. Diantaranya ada 2 yang tidak sempurna saat terjun. Yang satu tali parasutnya terbelit dan yang satu lagi berhasil mendarat tapi impact," jelas Marsekal Pertama Dwi Badar Manto, Kamis (7/4/2016).

Dia mengatakan, kedua prajurit yang gugur akan di semayamkan dengan upacara militer di bataliyon 461. "Kami turut berduka dan ini merupakan murni kecelakaan yang akan menjadi pelajaran bagi penerjun lain," katanya.

Dwi menambahkan, saat ini kabar jatuhnya kedua prajurit itu sudah diberitahukan kepada pihak keluarga yang bersangkutan. Beberapa diantaranya bahkan sudah datang kelokasi.

Sebelumnya, sebanyak 60 pesawat TNI-AU dipersiapkan beratraksi untuk sebagai rangkaian acara HUT TNI AU ke-70 pada Sabtu (9/4/2016).
0 Komentar