Rabu, 04 Mei 2016 14:29 WIB

Soal Reklamasi, Rizal Ramli: Tangan Saya Gatel Pengen Kepret Orang

Editor : Hermawan
Laporan: Evi Ariska

JAKARTA, Tigapilarnews.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan setiap pengembang yang melakukan proyek reklamasi di Teluk Jakarta wajib patuh terhadap seluruh aturan negara sesuai analisis dampak lingkungan (amdal).

Menurut dia, dalam pembangunan pulau buatan diperlukan kajian yang mendalam terkait reklamasi. Karena reklamasi juga mempunyai dampak tersendiri bagi lingkungan.

"Tetapi memang ada risikonya, risiko terhadap lingkungan hidup. Kemungkinan banjir, risiko terhadap jalur lalu lintas laut dan lainnya. Oleh karena itu, plan dan tata ruang harus betul-betul baik serta dipenuhi dalam tiap reklamasi," tandas Rizal, saat meninjau pulau reklamasi C dan D di Teluk Jakarta, Rabu (4/5/2016) pagi.

Apabila pengembang ingin melanjutkan proyek reklamasi, maka bagusnya para pengembang wajib mengikuti sesuai peraturan perundang-undanghan. Tujuannya, agar tidak melenceng dari koridor hukum yang berlaku.

"Pengembang mau ikut aturan negara atau tidak? Saya mah orangnya gampang-gampang aja, tegas," tegas Rizal.

Bahkan, Rizal geregetan bagi para pengembang reklamasi nakal yang tidak mau mengikuti aturan.

"Esensinya pengembang mau nurut apa tidak, tidak? Ya, sikat. Ada yang tidak sepakat? Tangan saya gatel nih pengen kepret orang," pungkas Rizal.

 
0 Komentar